Ulkus Arteriosum Flashcards
Epidemiologi
Lebih sering pada orang tua di atas 45 tahun
Timbul karena trauma pada kulit yang mengalami gangguan peredaran darah arteri atau timbul sendiri karena kematian jaringan oleh sebab penutupan arteriol atau arteri kecil
Definisi
Ulkus akibat gangguan peredaran darah arteri
Sinonim
Ulkus iskemik
Penyebab paling sering
Arteriosklerosis pembuluh darah yang mensuplai tungkai bawah
Kejadian yang berhubungan dengan ulkus
Diabetes, merokok, hiperlipidemi, hipertensi, gagal ginjal, obesitas, gangguan pembekuan darah, rheumatoid arthritiz
Penyebab gangguan
Ekstramural
Mural
Intramural
Ekstramural
Aliran darah arteri terganggu karena pembuluh darah arteriol terjepit jaringan fibrosis
Contoh: edema lama, sklerosis karena skleroderma
Mural
Aliran darah terganggu karena kelainan pada dinding pembuluh darah
Contoh: vaskulitis, aterosklerosis
Intramural
Aliran darah terganggu karena sumbatan lumen pembuluh darah kecil
Contoh: perubahan viskositas darah, perlekatan platelet, fibrinogenesis
Patogenesis
Gangguan aliran darah arteri (penyempitan atau penyumbatan lumen) -> jaringan mengalami hipoksia (iskemi) -> perubahan di kulit (tipis, kering, bersisik, sianotik, bulu tungkai berkurang, kuku jari kaki menebal dan distrofik) -> daya tahan terhadap trauma dan infeksi menurun -> gangren pada jari kaki, kaki, tungkai -> ulkus
Ulkus karena hipertensi
Paling sering timbul di lateral pergelangan kaki atau tungkai
Lebih jarang di posterior, medial, dan anterior
Ulkus karena arteriosklerosis obliterans
Terjadi pada tonjolan tulang
Gejala klinis
Awalnya lesi eritematosa yang nyeri -> bagian tengah kebiruan dan menjadi bula hemoragik -> nekrosis
Ulkus
Biasanya dalam, berbentuk plong (punched out), kotor, tepi ulkus jelas
Gejala penting pada gangguan arteri
Nyeri
Terasa lebih hebat pada malam hari
Dapat timbul mendadak atau perlahan2
Terus menerus atau hilang timbul
Bila tungkai diangkat atau pada suhu dingin -> nyeri bertambah hebat
Bila berjalan terasa nyeri dan kelelahan pada otot distal dari luka (claudicatio intermitten)
Iskemia akut tungkai karena trombosis atau emboli (6P)
Nyeri hebat (Pain) dan menetap saat istirahat
Pucat (Pallor)
Nadi tidak teraba (Pulselessness)
Paresthesia
Paralisis
Poikilothermia
Jika diraba dengan punggung tangan, bagian distal lebih dingin dibanding proksimal atau kaki yang sehat
Denyut nadi pada dorsum pedis teraba lemah atau sama sekali tidak teraba
Diagnosis
Ulkus dalam dan nyeri terutama malam hari
Evaluasi aliran darah arteri dengan mengukur ratio tekanan darah sistolik ankle dan brakhial (dengan cara doppler) yang disebut index ankle/brakhial -> normal jika lebih dari 0.95, kurang dari 0.4 artinya berat
Peningkatan ABI palsu
Kalsifikasi berat pembuluh darah (paling sering pada diabetes)
Pemeriksaan lain
Skrining hipertensi, dm, faktor risiko lain
Dx banding
Ulkus venosum (lebih dangkal, kurang nyeri dibandinh ulkus arteriosum, sedikit di atas maleolus internus)
Tujuan utama tatalaksana
Memperbaiki aliran darah ke tungkai
Tatalaksana
Terapi kompresi tidak boleh diberikan
Berhenti merokok
Konsumsi makanan rendah lemak
Banyak buah sayur segar
Olahraga jalan kaki -> terbentuk pembuluh darah kolateral yang mensuplai darah di sekitar daerah tersumbat
Menjaga tungkai tidak terluka, bersih, hangat dan kerinh
Perawatan ulkus
Dibersihkan dengan larutan air garam faal, ditutup dengan hydrocolloid, hydrogel, foam yang menyerap eksudat dan bakteri
Membersihkan kotoran dan jaringan nekrotik di permukaan ulkus
Ada juga yang mengobati dengan bubuk seng oksid ditabur pada kain kasa -> ditutupkan pada ulkus diganti sehari sekali
Obat topikal yang mengabsorbsi eksudat dan bakteri : karbon aktif (norit) dalam bentuk bubuk
Prognosis
Umumnya baik
Tergantung pada keadaan umum dan jenis penyakit yang menyertai
Pada DM: progresif
Gagal berhenti merokok: prognosis kurang baik