Manajemen airway dan terapi oksigen; dr. Yosi Budi S, Sp.An Flashcards
Pasien syok atau kritis erat hubungannya dengan global tissue hipoksia dan bergantung antara keseimbangan dari?
Metabolic demands dan oxygen delivery
Penyebab kematian sel terbesar disebabkan oleh?
hipoksia
Toleransi dari hipoksia organ otak berapa lama?
<3menit
berapa lama toleransi hipoksia kidney dan liver?
15-20 menit
Organ yang memiliki toleransi waktu 60-90 menit karena hipoksia adalah?
skeletal muscle
Apa saja penyebab kematian sel?
Hipoksia, trauma, infeksi, reaksi imonologis, gangguan genetika dan gangguan nutrisi
Beberapa kondisi kematian karena gangguan jalan nafas adalah?
Tidak mengenali adanya gangguan
Terlambat mengambil tindakan
Kesulitas dalam pertolongan
Aspirasi benda asing atau isi lambung
Pada emergency management apa yang harus diperhatikan?
Time saving dan life saving
Bagaimana mengetahui dilevery oksigen?
CaO2 x cardiac output
Cardiac output dipengaruhi oleh?
Stroke volum x heart rate
Apa aja yang termasuk atau mempengaruhi stroke volume? Preload, afterload dan contract
Preload, afterload dan contract
Ketika gangguan yang terjadi pada preload maka akan mengakibatkan?
Syok hipovolemik dan syok obstruktif
Ketika gangguan yang terjadi pada afterload maka akan mengakibatkan?
Syok distributive
Ketika gangguan yang terjadi pada contract maka akan mengakibatkan?
Syok kardiogenik
Berapa flow rate dari nasal canula?
1-6 liter/menit
Berapa flow rate simple oksigen mask?
6-10 liter/menit
Berapa flow rate NRM?
6-15 liter/menit
berapa flow rate ventury mask?
4-8 liter/menit dan 10-12 liter/menit
Pemantauan suplementasi oksigen denga napa?
Oksimeter
Pada kondisi desired range puls oksimetrinya berapa?
95-100% bisa menggunakan O2 4l/menit dan menggunakan nasal kanul
Pada kondisi mild hipoksia bisa diebrikan intervensi apa?
Face mask
Moderate hipoksia saturasi oksigennya berapa?
85-<90%
Jalan nafas sulit adalah?
kondisi klinis jalan nafas Dimana ventilasi sungkup muka dan intubasi trakea sulit dilakukan oleh anestesi yang terlatih dan berpengalaman
Apa yang dimaksud ventilasi sulit?
Kesulitan untuk mempertahankan sat O2 >90% dengan ungkup muka dan O2 inspirasi 100% Dimana sebelum ventilasi satutari o2 normal
Apa yang dimaksud intubasi sulit?
Intubasi yang dilakukan lebih dari 3 kali percobaan atau lebih dari 10 menit
Bagaimana Teknik pembukaan jalan nafas?
Headtilt- shin lift dan jaw thrust
Pemeliharaan jalan nafas manual adalah?
triple airway menouvre
Pemeliharaan jalan nafas bentuan alat sederhana dengan?
OPA dan NPA
Apa yang termasuk bantuan alat lanjutan?
Laryngeal mask, airway, combitube dan intubasi dengan ETT
indikasi penggunaan pipa orofaring adalah?
bstruksi jalan nafas atas
Keuntungan dari pipa orofaring?
Simple, facilitas suction dann facilitas bagging
Kerugian dari pipa orofaring adalah?
tidak tolerated pada pasien yang kesadarannya masih baik dan mudah berubah posisinya
Bagaimana cara pemasangan pipa orofaring?
Posisi pasien supine, ukur panjang pipa dari mulut ke sudut mandibula, buka mulut pasien dengan Teknik cross dinger, masukkan pipa dengan teknik iputar 180 derajat
Apa komplikasi yang bisa terjadi saat pemasangan oropharyngeal airway?
Obstruksi total jalan nafas, laringospasme dan muntah
Dalam pemilihan ukuran pipa nasofaring bagaimana?
Pilih ukuran seusai jarak hidung-telinga
Bagaimana pemasangan pipa nasofaring?
Diameter harus lebih kecil dari nares, gunakan pelumas yang larut dalam air, masukkan hingga pangkal terbenam, jangan dipaksa
Apa kontraindikasi pipa nasofaring?
Fraktur basis cranii, kebocoran liquor cerebro spinalis
Apa indikasi dari nasopharyngeal airway?
Nafas spontan, ada reflek muntah, kesulitan dengan OPA
Tatalaksana jalan nafas lanjut definitive?
Intubasi endotrakea tube (ETT)
Kapan dilakukan intubasi?
Jika pasien tidak mampu mempertahankan proteksi jalan nafas
Jika pasien tidak mampu mempertahankan ventilasi yang adequate
Jika dalam beberapa waktu ke depan, diperkirakan terjadi distress respirasi
Persiapan alat apa untuk melakukan intubasi?
STATICS (scope, tube, airway device, tape, introduser, connector dan suction)
Langkah-langkah intubasi
Preoksigenasi O2 100%
Posisi pasien optimal untuk ventilasi dan intubasi
Buka mulut pasien
Pegang laringoskop/handle dengan tangan kiri
Masukkan blade menyusuri lidah sebelah kanan
Insersi ETT melewati vocal cord dan cabut laringoskop
Konfirmasi ETT dan fiksasi
Bagaimana teknik ventilasi dengan ETT?
Tidak perlu sinkronisasi dengan kompresi
Ventilasi diberikan hanya sampai dada terangkat
8-10 bpm saat RJP
10-12 bpm, tanpa henti jantung
Berapa daya hisap dalam penyedotan jalan nafas?
Daya hisap 80-120 mmHg
Berapa lama waktu penyedotan jalan napas?
Maksimal 10 detik