ARF, CRF, Glomerulonefritis; dr. Gina Puspita, Sp.A / EB 2 Flashcards
Seperti apa bentuk ginjal
spt kacang dan byk pembuluh darah
aliran darah normal menuju ginjal?
22%
3 fungsi utama ginjal
pembuangan, pengaturan, pembentukan
yang termasuk fungsi pembuangan ginjal
pembuangan urea, kreatinin, asam urat, bilirubin
yang termasuk fungsi pengaturan pada ginjal
pembentukan sel darah merah, keseimbangan cairan dan elektrolit, tingkat pH darah, tekanan darah
yang termausk fungsi pembentukan pada ginjal
glukosa, kalsitrol yaitu pembentuk vitamin D yang penting untuk metabol kalsium dan fosfat
fungsi kalsitrol dalam sistem urinaria
kalsitrol yaitu pembentuk vitamin D yang penting untuk metabol kalsium dan fosfat
gangguan ginjal dianggap kronik apabila onsetnya
> 3bln
penurunan fungsi ginjal yang mendadak akibat hilangnya kemmapuan ginjal untuk mempertahankan hemostatis tubuh, disebut
GGA/ARF
akibat dari GGA?
terjadi peningkatan metabolit nitrogen seperti ureum dan kreatinin serta ganggua keseimbangan cairan dan elektrolit
kriteria diagnosis GGA?
terjadi peningkatan kadar kreatinin darah secara progresif 0,5 mg/dl per hari dan peningkatan kadar ureum darah sekitar 10 – 20 mg/dl per hari.
kriteria diagnosis GGA peningkatan kadar ureum?
peningkatan kadar ureum darah sekitar 10 – 20 mg/dl per hari.
kriteria GGK?
- kelainan pada lab komposisi darah atau urin
- kelainan pada pencitraan ginjal atau saluran kemih
- kelainan pada hasil biopsi ginjal
kriteria GGK berdasarkan LFG-nya?
- LGF <60 ml/menit/1,73 m dengan atau tanpa kerusakan ginjal
kriteria GGA berdasarkan peningkatan kadar kreatinin darah?
peningkatan kadar kreatinin darah secara progresif 0,5 mg/dl per hari
Terdapat berapa stadium pada gagal ginjal kronik?
risiko meningkat dan stadium 1 – stadium 5
fungsi ginjal (penuruann sedang), LGF (30 – 59), stadium GGK berapa?
stadium 3 GGK
fungsi ginjal (normal) dan LGF (>90 dengan adanya faktor resiko), stadium GGK berapa?
stadium 1
fungsi ginjal (normal/meningkat) dan LGF (>90 ada kerusakan ginjal, proteinuria), stadium GGK berapa?
stadium 2
fungsi ginjal (penurunan berat) dan LGF (15 – 29), stadium GGK berapa?
stadium 4
fungsi ginjal (gagal ginjal) dan LGF <15, stadium GGK berapa
stad 5
rumus untuk menghitung GFR pada anak anak
K x weight / serum creatinine
yang termasukan penyebab gangguan ginjal pada pre renal?
dehidrasi, perdarahan, luka bakar, infeksi berat, kelainan jantung
yang termasuk penyebab gangguan ginjal intra-renal?
genetik, glomerulonefritis, kelainan pembuluh darah pada ginjal, kerusakan pada tsruktur ginjal
yang termausk penyebab gangguan ginjal pasca renal?
kelainan bawaan pada saluran kemih, penyumbatan
penyebab tersering gangguan ginjal pada anak >5 tahun?
gangguan pada glomerulus (sindrom nefritik, nefritik lupus) dan kelainan kongenitan
penyebab tersering gangguan ginjal pada anak <5 tahun?
kongenital (ginjal polikistik, obstruksi saluran kemih)
gejala dari gangguan ginjal?
edema, hematuria, leukosituria, gangguan pertembuhan, pucar, kelainan tulang, sesak, demam berulang
pemeriksaan lab yang bisa dilakukan untuk mendiagnosis?
darah lengkap, ureum dan kreatinin, elektrolit, profil lipis, urin lengkap
pemeriksaan pencitraan yang bisa dilakukan?
USG, CT SCAN, MRI
kasus apa resiko kematian gagal ginjal lebih tinggi?
pada gangguan gagal ginjal kronik stadium akhir
terapi yang diberikan apabila terjadi asidosis metabolik?
Natrium bikarbonat 1-2 mg/kgBB
dosis maksimum pemberian diuretik pada GGA renal?
maksimum 10 mg/kgBB/kali
pada gagal ginjal jika terapi medikamen gagal, apa yang dilakukan
dilakukan dialisis peritoneal atau hemodialisis
kapan transfusi bisa dilakukan pada gagal ginjal dan berapa banyak?
dilakukan bila kadar hemoglobin < 6g/dL sebanyak 5-10 ml/kgBB.
terapi pada gagal ginjal dilakukan sesuai?
sesuai penyakit primer, terjadi infeksi beri antibiotik, rehidrasi, koreksi gangguan ketidakseimbangan cairan eletrolit terutama hiperkalemia,
dosis pemberian furosemide pada GGA
furosemid 1-2 mg/kgBB dua kali sehari
indikasi dilakukannya hemodialisis?
terdapat keadaan darurat pada acute on chronic renal failure, gagal ginjal terminal, pasien sedang menunggu transplantasi.
Asidosis, edema paru, uremia
indikasi tindakan awal dialisi kornik pada anak dengan GGK?
hipertensi tidak terkendali (enselofati hipertansi), gagal ginjal kongesif, neuropati perifer, ostedistrofi ginjal, depresi sumsum tulang
jika terdapat keadaan darurat pada acute on chronic renal failure, gagal ginjal terminal, pasien sedang menunggu transplantasi, apa yang harus dilakukan?
hemodialisis
Suatu proses penyakit yang dikarakteristikan berupa proliferasi & inflamasi sel glomeruli akibat proses imunologik yang ditandai dengan gejala nefritik seperti hematuria, edema, hipertensi, oliguria yang terjadi secara akut, deskripsi dari penyakit?
GNAPS
penyakit autoimunne yg menyebabkan GNAPS
Ig A nefrofati, Henoch Schonlein Purpura, Systemic Lupus Eritmeatousus
penyebab gnaps
post streptococcal GN
gejala klinis GNAPS?
edema, hipertensi, hematuria, decrease GFR, proteinuria, sakit kepala, malaise, anoreksia, nausea, puffy eyelids, facial edem, asites, oliguria, anuria, pulmonary edema, pretibial edema
berapa lama periode laten pada GNAPS yang didahului ISPA
Periode 1-2 minggu
berapa lama periode laten pada GNAPS yang didahului pyoderma?
Periode 3-6 minggu
px penunjang pada GNAPS
urinalisis, C3 complement level, bukti lab peradangan dan infeksi streptococcus sebelumnya (ASTO)
antibiotik yang digunakan pada terapi GNAPS
gol. penisilin
berapa lama durasi pemberian antibiotik pada terapi GNAPS
10-14 hari
berapa diet protein yang diberikan kepada penderita GNAPS?
protein restriction (1g/kg/day)
berapa diet natrium/garam yang diberikan kepad penderita GNAPS
salt restriction (1 g/kg/day)
apa terapi pada fluid overload dan hypertensi pada GNAPS
Loop diuretics (iv furosemideof 1 mg/kg) and other antihipertensive drug (ACEi, ARB, CCB)
indikasi dialysis pada GNAPS?
anuria, refracter hyperkalemia, pulmoanry edema
Anak laki-laki berusia 10 tahun,
datang ke Puskesmas dibawa oleh
orangtuanya dengan keluhan urin
berwarna merah sejak 2 hari yang
lalu. Sepuluh hari sebelumnya anak
mengalami nyeri tenggorokkan dan
demam. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan: Tekanan darah
160/110 mmHg, bengkak pada
kedua kaki. Pada pemeriksaan
laboratorium didapatkan hasil: Hb:
9.6 g/dL (12.0 – 15.0g/dL), angka
leukosit: 9600/mm3 (4,500 –
13,500/mm3), Ureum: 45 mg/dL
(6.00 – 20.00 mg/dL), Kreatinin:
1.3mg/dL (0.50 – 0.90 mg/dL). Hasil
urinalisis didapatkan Sedimen
eritrosit 20-30/lpb. Apakah
diagnosis yang paling tepat?
A. Sindrom hemolitik ureum
B. Nefritis Lupus
C. Glomerulonefirtis akut
D. IgA nephropathy
E. Sistitis akut
C. Glomerulonefirtis akut
Berapakah kadar hemoglobin
yang menjadi indikasi transfusi
PRC pada gagal ginjal kronik anak?
A. 6 g/dl
B. 9 g/dl
C. 8 g/dl
D. 7 g/dl
E. 10 g/dl
A. 6 g/dl (sebenrnya <6g/dl)
Apakah makna CRP protein
abnormal apabila terdapat di dalam
serum?
A. Kurang sensitive bila
disbanding protein aktif lain
B. Terdeteksi pada orang yang
sehat
C. Meningkat setelah 2 jam dan
puncaknya 6 jam.
D. Merupakan petanda
adanya inflamasi.
E. Termasuk golongan alpha
protein
D. Merupakan petanda
adanya inflamasi.
Seorang anak berusia 5 tahun
datang ke IGD Rumah Sakit dengan
keluhan tampak pucat. Riwayat
sebelumnya anak telah
terdiagnosis mengalami obstruksi
ureterovesical junction sejak usia 2
tahun. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan kesadaran anak kompos
mentis dengan tekanan darah
130/80 mmHg, laju nadi
110x/menit, laju nafas 24x/menit,
suhu 36.8oC. Pemeriksaan
laboratorium didapatkan hasil Hb:
8 g/dL, Angka leukosit: 6600/mm3,
Ureum: 100 mg/dL (6.00 – 20.00
mg/dL), Kreatinin 1.5mg/dL (0.50 –
0.90 mg/dL), Natrium: 140 mEq/L
(136-145 mEq/L), Kalium 5 mEq/L
(3.5-5.0 meq/L), Phospor 7 mEq/L
(3.5-5.0 meq/L), Kalsium 1.5 mg/dL
(9-10.5 mg/dL). Apakah diagnosis
yang tepat?
A. Gagal ginjal kronik
B. Accute kidney injury
postrenal
C. Tubulus renal asidosis
D. Accute kidney injury prerenal
E. Accute kidney injury renal
B. Accute kidney injury
postrenal
Seorang anak berusia 5 tahun
datang ke IGD Rumah Sakit dengan
keluhan tampak pucat. Riwayat
sebelumnya anak telah
terdiagnosis mengalami obstruksi
ureterovesical junction sejak usia 2
tahun. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan kesadaran anak kompos
mentis dengan tekanan darah
130/80 mmHg, laju nadi
110x/menit, laju nafas 24x/menit,
suhu 36.8oC. Pemeriksaan
laboratorium didapatkan hasil Hb:
8 g/dL, Angka leukosit: 6600/mm3,
Ureum: 100 mg/dL (6.00 – 20.00
mg/dL), Kreatinin 1.5mg/dL (0.50 –
0.90 mg/dL), Natrium: 140 mEq/L
(136-145 mEq/L), Kalium 5 mEq/L
(3.5-5.0 meq/L), Phospor 7 mEq/L
(3.5-5.0 meq/L), Kalsium 1.5 mg/dL
(9-10.5 mg/dL). Apakah diagnosis
yang tepat?
A. Gagal ginjal kronik
B. Accute kidney injury
postrenal
C. Tubulus renal asidosis
D. Accute kidney injury prerenal
E. Accute kidney injury renal
B. Accute kidney injury
postrenal
Seorang anak perempuan
berusia 3 tahun datang ke IGD
dibawa oleh ibunya dengan keluhan
muntah sebanyak 3 kali sejak tadi
pagi. Tiga hari yang lalu anak
mengalami demam tinggi dengan
suhu mencapai 390 C. Saat ini
masih didapatkan demam dengan
suhu 37.50-380 C. Anak juga
tampak lemas tidak mau makan dan
minum. Pemeriksaan fisik
didapatkan nyeri tekan suprapubik
(+). Hasil urinalisis didapatkan
bakteriuria(+), nitrit (+) dan
leukosit esterase (+). Apakah
pilihan antibiotik yang tepat?
A. Clindamisin
B. Amoksisilin
C. Amikasin
D. Cefadroksil
B. Amoksisilin (1st line)
(2nd line = cotrimoxazole;
3rd line = cefixime)
Seorang anak berusia 7 tahun
datang ke Puskesmas dibawa oleh
ibunya dengan keluhan nyeri saat
berkemih. Keluhan berkemih
sering namun hanya sedikit-sedikit.
Pada pemeriksaan fisik ditemukan
nyeri tekan suprapubik (+).
Bagaimanakah hasil pemeriksaan
bakteriologi urin yang menunjang
diagnosis pada kasus tersebut?
A. Ditemukan >50.000 CFU
pada suprapubik puncture
B. Ditemukan >150.000 CFU
pada kateter urin
C. Ditemukan >10.000 CFU
pada midstream urin
D. Ditemukan >5000 CFU pada
midstream urin
E. Ditemukan > 50.000 CFU
pada kateter urin
E. Ditemukan > 50.000 CFU
pada kateter urin
(sampel urine midstream >100.000 CFU)
Anak perempuan berusia 11
tahun, datang ke IGD Rumah Sakit
dibawa oleh orangtuanya dengan
keluhan bengkak diseluruh tubuh
sejak 1 hari yang lalu. Riwayat
sepuluh hari yang lalu, anak
mengalami luka koreng pada kaki.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan:
tekanan darah 150/90mmHg,
bengkak pada kedua kelopak mata,
perut, dan kaki. Pemeriksaan
laboratorium didapatkan hasil
urinalisis: Protein +1, RBC 30-40,
albumin 2.3 g/dL (3.97 – 4.94 g/dL),
Ureum 40 mg/dL (6.00 – 20.00
mg/dL), Kreatinin 0.6 g/dL (0.50 –
0.90 mg/dL). Apakah pemeriksaan
lanjutan yang dibutuhkan untuk
penegakan diagnosis pada kasus?
A. ANA
B. dsDNA
C. Prokalsitonin
D. ASTO
E. CRP
D. ASTO
Berapakah maksimal
pemberian nutrisi protein yang
tepat pada glomerulonephritis akut
anak?
A. 2.5 g/kg/hari
B. 1.5 g/kg/hari
C. 2 g/kg/hari
D. 0.5 g/kg/hari
E. 1 g/kg/hari
E. 1 g/kg/hari
Berapakah maksimal
pemberian nutrisi natrium yang
tepat pada glomerulonephritis akut
anak?
A. 2.5 g/kg/hari
B. 1.5 g/kg/hari
C. 2 g/kg/hari
D. 0.5 g/kg/hari
E. 1 g/kg/hari
E. 1 g/kg/hari
Apakah agen penyebab yang
selalu dikaitkan dengan Rapid
Progressive Glomerulonephritis?
A. Interleukin-1
B. Anti Nuclear Antibody
C. Anti Streptolysin titer O
D. Anti Neutrophyl
Cytoplasmic Antibody
E. Anti GBM antibody
D. Anti Neutrophyl
Cytoplasmic Antibody
Anak laki-laki berusia 6 tahun
dibawa ke IGD Rumah Sakit dengan
keluhan anak tidak berkemih
selama 12 jam. Sebelum keluhan
muncul, anak mengalami diare
lebih dari 10 kali dan muntah
sebanyak 6 kali sejak kemarin.
Dikatakan ibu anak sering tampak
kehausan sejak tadi malam namun
mulai pagi ini anak tidak mau
minum. Tidak ada riwayat bengkak
sebelumnya. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan anak tampak
lemah dengan tekanan darah
110/70 mmHg, suhu 38.2oC, laju
nafas 20x/menit, laju nadi
102x/menit. Pada pemeriksaan
mata didapatkan mata cowong,
Pemeriksaan fisik abdomen: turgor
dan elastisitas menurun,
suprapubik tidak teraba masa. Pada
pemeriksaan laboratorium
didapatkan: Ureum 80 mg/dL (6.00
– 20.00 mg/dL), Kreatinin 1.5mg/dL
(0.50 – 0.90 mg/dL), Natrium: 124
mEq/L (136-145 mEq/L), Kalium 2
mEg/L (3.5-5.0 meq/L). Apakah
diagnosis yang tepat?
A. Accute kidney injury
postrenal
B. Accute kidney injury
prerenal
C. Gagal ginjal kronik
D. Tubulus renal asidosis
E. Accute kidney injury renal
B. Accute kidney injury
prerenal
Seorang anak perempuan
berusia 8 tahun datang ke IGD
Rumah Sakit dibawa oleh
orangtuanya dengan keluhan BAK
sedikit. Menurut keterangan Ibu,
anaknya pipis hanya 100 cc dalam
12 jam terakhir. Sebelumnya anak
mengkonsumsi jengkol. Kesadaran
anak kompos mentis. Antropometri:
BB:25kg, TB:130cm. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan
tekanan darah: 150/90, laju nadi
98x/menit, RR 24x/menit. Pada
pemeriksaan laboratorium
didapatkan: Ureum: 50 mg/dL (6.00
– 20.00 mg/dL), Kreatinin 1.5
mg/dL (0.50 – 0.90 mg/dL), GFR:
47.6. mL/min/1.73 m2. Hasil urine
output didapatkan 0.3cc/kg/ jam
dalam 12 jam terkahir. Apakah fase
Accute Kidney Injury (AKI) yang
terjadi pada pasien?
A. AKI fase end-stage
B. AKI fase risk
C. AKI fase injury
D. AKI fase loss
E. AKI fase failure
C. AKI fase injury
Seorang anak perempuan
berusia 5 tahun, dating diantar
ibunya ke IGD Rumah Sakit dengan
keluhan urine kemerahan seperti
cucian daging sejak 2 hari yang
lalu. Enam hari sebelumnya anak
mengalami infeksi saluran nafas
atas. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan tekanan darah: 140/90,
laju nafas: 22x/menit, laju nadi
100x/menit, suhu 36.8oC. Tidak
didapatkan bengkak. Pada
pemeriksaan urinalisis didapatkan
hasil sedimen eritosit: penuh,
leukosit: 2-3/lpb, nitrit (-), leukosit
esterase (-). Apakah pilihan
antiobiotik yang tepat?
A. Ciprofloxacin
B. Amikasin
C. Ampisilin
D. Cefotaxime
E. Ceftriaxone
C. Ampisilin
Kapankah muncul manifestasi
klinis edema pada kondisi
glomerulonefritis?
A. Minggu 2
B. Minggu 3
C. Minggu 5
D. Minggu 4
E. Minggu 1
E. Minggu 1