Fraktur Terbuka Dan Fraktur Tetutup Flashcards
HILANGNYA KONTINUITAS TULANG, TULANG RAWAN SENDI, TULANG RAWAN EPIFISIS, BAIK BERSIFAT
TOTAL MAUPUN PARSIAL DISEBUT APA
Fraktur
Umumnya fraktur terjadi karena kegagalan tulang menahan …. Terutama …… ….., …., dan tarikan
Umumnya fraktur terjadi karena kegagalan tulang menahan TEKANAN, terutama TEKANAN MEMBENGKOK, MEMUTAR dan TARIKAN.
Trauma penyebab fraktur ada dua yaitu traum langsung dan tidak langsung. Apa perbedaan keduanya:
- Trauma langsung
-> fraktur terjadi di daerah yg mengalami tekanan atau benturan langsung.
-> biasanya kominutif (serpihan > 2)
-> jaringan lunak mengalami kerusakan - Trauma tdk langsung
-> titik tumpuhan benturan dan tempat terjadinya benturan berjauhan.
-> jaringan lunak tdk mengalami kerusakan
Fraktur diklasifikasikan menjadi 3, yaitu klasifikasi etologis, klinis, dan radiologi.
Jelaskan klasifikasi fraktur berdasarkan etiologinya
- Faktur traumatik (disebabkan oleh trauma tiba2)
- Fraktur patologis (disebabkan oleh jaringan lunak yg melemah krn penyakit seperti tumor, dll)
- Fraktur stres (akibat tekanan berulang pada tulang normal dan sering terjadi karena oto tdk bisa menahan goncangan)
Fraktur diklasifikasikan menjadi 3, yaitu klasifikasi etologis, klinis, dan radiologi.
Jelaskan klasifikasi klinis
- Fraktur tertutup -> tdk mempunyai hubungan dengan dunia luar, kulit masih utuh, dan tulang tdk keluar melalui kulit
- Fraktur terbuka -> merusak jaringan kulit krn ada hubungan dengan dunia luar
- Fraktur dengan komplikasi -> Fraktur yang disertai komplikasi seperti infeksi, mal-union, delayed union, non-union
Tulang yg patah menyatu dalam posisi yg tdk normal disebut
Mal-union
Apa yg dimaksud delayed union
Waktu penyembuhan tulang yg berlangsung lebih lama dari seharusnya, tulang gagal menyatu sesuai dgn waktu seharusnya (3-5 bln)
Apa itu non union fraktur
Merupakan proses penyembuhan tulang yg terhenti sama sekali (tulang gagal menyatu)
Sebutkan 3 ciri khas fraktur
- Deformitas
- Krepitasi
- Nyeri
Fraktur diklasifikasikan menjadi 3, yaitu klasifikasi etologis, klinis, dan radiologi.
Sebutkan klasifikasi radiologis
- Berdasarkan lokalisasi
- Berdasarkan konfigurasi
- Berdasarkan ekstensi
4.Berdasarkan hubungan antara fragmen dengan fragmen lainnya.
Jelaskan klasifikasi fraktur radiologis berdasarkan lokasi
(Diafisis, metafisis, intra-artikular, fraktur dengan dislokasi)
- Diafisis -> fraktur di bagian tengah
- Metafisis -> bagian ujung
- Intra-artikular -> patahannya menggapai persendian
- Fraktur dengan dislokasi
Jelaskan klasifikasi fraktur radiologis berdasarkan konfigurasi
Transversal, obliq, spiral, kupu-kupu, komunitif, segmental, depresi
Jelaskan klasifikasi fraktur radiologis berdasarkan ekstensi
Fraktur total, tidak total, fraktur torus, fraktur garis rambut, dan fraktur greenstick
Jelaskan klasifikasi fraktur radiologis berdasarkan hubungan antara fragmen dengan fragmen lainnya
Bersampingan, angulasi, rotasi, distraksi, overriding, impaksi
Perbedaan fraktur terbuka grade 1 dan 2
Pada geade 1 laserasi kulit < 1 cm, Luka bersih, tulang menusuk menembus kulit, jaringan lunak yg rusak sedikit, tdk ada periosteal stripping, fraktur biasanya fraktur sederhana
Pada grade 2 laserasi kulit > 1 cm, jaringan lunak yg rusak sedang, ada sedikit kontaminasi dari fraktur
Apa perbedaan grade 3a, 3b, dan 3C pada fraktur terbuka
Grade 3a -> tulang masih tertutupi oleh jaringan lunak
Grade 3b -> jaringan rusak dan hilang sehingga tulang terbuka, periosteum terdorong
Grade 3C -> fraktur disertai kerusakan arteri dan saraf
Antibiotik untuk bakteri gram positif dan negatif
Positif-> antibiotik gustilo tipe 1 dan 2 (generasi cephalosporin)
Negatif -> tipe 3 generasi aminoglikosid
Sebutkan klasifikasi fraktur tertutup
- Grade 0 : fraktur ringan tanpa kerusakan
jaringan lunak - Grade 1 : fraktur dengan abrasi superfisial
atau memar pada kulit dan jaringan subkutan Grade 2 : fraktur yang lebih berat dengan kontusio di jaringan lunak bagian dalam dan terdapat pembengkakan - Grade 3 : fraktur tertutup terberat dengan ancaman terdapat sindrom kompartemen.
Jelaskan 5 fase penyembuhan fraktur
- Fase hematoma
- Fase proliferasi
- Fase pembentukan
- Fase konsolidasi
- Fase remodeling
Komplikasi fraktur
Visecral injury, Vascularisasi injury, dan nervus injury