6. UROLITHIASIS Flashcards
UROLITHIASIS atau adanya batu pada saluran kemih kebanyakan terjadi pd pria dgn usia..
30-50 thn
Kidney Stone Disease menyebabkan obstruksi saluran kencing sehingga ada distensi pada renal maupun ureter, signs and symptompsnya berupa :
- jika nyeri karena distensi RENAL CAPSULE SAJA maka nyerinya NON COLICKY/MENETAP
- jika nyeri berat krn distensi PCS-URETER makanyerinya COLICKY, biasanya menjalar dari pinggang ke selangkangan, testis, atau ujung penis
- px selalu rasanya GA NYAMAN cari posisi yg enak terus, mual muntah, HEMATURIA (mostly micro)
- ada gejala iritasi trigonal ( frequency, urgency urin)
- diaphoresis/kringet dingin
- takipneu, takikard9
- bisa ada demam, menggigil dan rigor akibat efek sekunder pyelonefritis
keadaan obgyn yg bisa menyebabkan renal/ureteral colic ialah..
ectopic pregnancy, torsion of ovary cyst
Nyeri radiculitis (menjalar) karena iritasi pada L1 dapat disebabkan oleh
- herpes zoster
- nerve root compression
-demam
-menggigil
-pyuria (ada leukosit di urin)
merupakan gejala dari ..
pyelonefritis
Batu ureter yang berukuran … akan keluar secara spontan pada 75% pasien
< 5 mm
3 tempat tersering OBSTRUKSI batu pada URETER ialah
- UPJ (uretro-pelvic junction)
- pelvic brim
- UVJ (uretro-vesicle junction)
- bisa menyebabkan obstruksi UPJ pada pelvis dan calyx (satu atau lebih)
- bisa berhubungan dengan penyakit infeksi
- infeksi akan hilang jika batu hilang
- staghorn calculi mengisi pelvis dan calyx, asimptomatis
- dapat menyumbat drainase kencing
merupakan ciri ciri batu pada..
pelvis renalis
Obstruksi batu dimanakah yang dapat menyebabkan nyeri pada pinggang, infeksi berulang, atau hematuria menetap
batu di CALYX
batu yg dapat muncul tanpa keluhan sampai beberapa tahun dan tidak memerlukan pengobatan ialah batu yg berada di…
batu di CALYX
pada XRAY batu asam urat terlihat..
radiolusen
penampakan radioopaque pada xray terlihat pada batu jenis
batu calcium (oxalat, phosphate)
batu magnesium ammonium fosfat, apatite, dan cystine memiliki penampakan … pada xray
poor radioopacity
penampakan radiolucent pada xray akan terlihat pd batu..
- asam urat
- drug stones
- xanthine
- ammonium urate
- 2,8-dihydroxyadine
investigasi yg dapat digunakan untuk diagnosis kidney stone disease ialah
- CBC : WBC naik + demam
- creatinin n BUN
- Urinalysis rutin dan microscopic
- kultur urin & sensitivity
- KUB xray (90% batu yg ditemukan itu radioopaque)
- Spinal CT non contrast (utk membedakan batu daru soft tissue filling defect, menilai kkerasan batu pake HU)
- USG abdomen
- IVP
- metabolic exam (untuk px rekuren)
USG abdomen untuk pemeriksaan kidney stones dapat melihat …
- batu di renal tp sulit di ureter
- hydronefrosis ( terlihat PCS melebar )
- operator dependent
kelainan anatomis dari urine collectin system seperti lokasi, derajat obstruksi, ekstravasasi dan ectasia tubular dapat dilihat memakai..
IVP
akan terdapat filling defect retrograde pada pmx IVP yg menandakan batu..
uric acid stone
penanganan AKUT pada px kidney stone disease ialah
- ANALGESIK (tylenol, demerol, morphine), bs antiemetic
- NSAIDs utk turunin intraureteral pressure
- AB kalo UTI
- IV fluids kalo muntah2
SURGICAL treatment yg dpt diberikan pada pasien AKUT ialah ..
- ureteric stent
- percutaneous nephrostomy (kalo stent ga berhasil)
indikasi MRS pasien akut ialah..
- severe persistent pain ga mempan sm analgesik
- demam
- high grade obstruction
- single kidney dgn osbtruksi ureter
- stone ureter bilateral
- persistent vomiting
indikasi OPERASI px akut ialah..
high grade obstruction pd salah satu ginjal
apabila batu berukuran <5mm dan tidak ada komplikasi, maka dilaksanakan penanganan..
ELECTIVE
pada penanganan ELECTIVE kidney stones juga bisa dilakukan …
alkalinisasi batu asam urat dan cystine menggunakan potassium citrate
ELECTIVE surgery untuk BATU pada URETER dapat digunakan..
- ESWL (primary modality), bila batu pada 1/3 distal ureter
- Uretroscopy, apabila
- ESWL gagal
- batu 1/3 ureter proximal (bawah)
- ureteric stricture
Percutaneous nephrolitotomy merupakan sugery ELECTIVE untuk batu pada
ginjal
- batu >2.5cm
- staghorn
- obstruksi UPJ
- diverticulum calyx
- batu cystine ( HU > 1000, sulit dipecahin pake ESWL)
merupakan indikasi dilakukannya
percuutaneous nephrolitotomy
Pada batu ginjal operasi yang dapat dilakukan jika ukuran batu
< 2.5 cm ialah
ESWL
ESWL dapat ditambah dengan stent bila ukuran batu..
1.5 - 2.5
komplikasi dari ESWL antara lain ..
- steintrasse
- sisa batu bisa tumbuh lg
- bacteriuria untuk batu non infeksius
- sepsis
- renal colic
- ginjal –> hematoma
- CVD –> dysaritmia, morbid cardiac events
- GI –> perforasi usus, hematoma pd hati dan limpa
Prosedur yang memiliki RESIKO PENDARAHAN TINGGI ialah
- ESWL
- percutaneous nephrostomy
- percutaneous nephrolitotomy
Manajemen dari CYSTINE STONES ialah..
- hidrasi fluid > 3.5 L/day (dewasa), 1.5 L/m2 body surface (anak)
- adjust PH urine 7.5-.85 dgn alkalin sitrat atau sodium bikarbonat
- jika EKSRESI CYSTINE >3mmol/day = additinal treatment pake TIOPRONIN 250-2000 mg/day