UB PK Flashcards
pembentukan eritrosit (eritropoiesis) terjadi di…………,dipengaruhi oleh…………..
sumsum tulang , dipengaruhi eritropoietin (EPO) yang diproduksi ginjal
3 mekanisme penyebab anemia
- ineffective erytropoiesis (hasilin eritrosit gagal): produksi sel prekursor eritroid yang defek/rusak sehingga walopun EPO tinggi, tapi sel prekursor yang distimulus gada= eritrosit di sirkulasi tetap rendah
- insufficient erytropoiesis : penurunan prekursor di sumsum tulang
- blood loss and hemolysis: faktor intrinsik (karena kerusakan eritrosit) dan ekstrinsik (eritrosit bagus tapi dihancurin di peredaran)
contoh inefective erytropoiesis
sebenernya tempat produksi fine fine aja, cuma karena prekursor rusak makanya eritrosit yang kebentuk juga ga efektif krn ikutan rusak
- Anemia Megaloblastik: gangguan sintesis DNA sehingga di fase prekursor seharusnya sel makin mengecil tapi malah membesar. sintesis lama padahal hb terus berkembang
- Thalasemia: gangguan sintesis rantai globulin
- Sideroblastik: defisiensi protoporfirin (senyawa penyusun eritrosit)
insufficient erytropoiesis
karena adanya gangguan dari dalam ataupun luar sebabkan produksi sel menurun
- Faktor defisiensi besi
- Faktor defisiensi eritropoietin
- Tidak adanya prekursor eritropoietin
- Faktor infeksi
- Infiltrasi sel ganas
bahan baku, pemicu dari dalam menurun, patogen pemicu luar
blood loss and hemolysis
intrinsik: gangguan membran, gangguan enzim
ekstrinsik: autoimun, fragmentasi mekanik ataupun adanya infeksi
klasifikasi anemia dibagi jadi 2
absolut dan relative
relative anemia itu bagaimana?
Makroglobulinemia (globulin diplasma membesar sehingga eritrosit terlihat berkurang)
Hamil
Atlit
terjadi hemodialisa
yang termasuk Absolut anemia adalah
karena penurunan produksi eritrosit
peningkatan destruksi eritrosit
blood loss dan distribution
contoh kasus anemia yang disebabkan karena penurunan produksi eritrosit
secara langsung dan herediter
aquired:
-kegagalan sutul: autoimun, leukemia (kanker darah)
-gangguan sel progenitor eritroid: aplasia
-gangguan fungsional dan nutrisi: anemia def besi, anemia megaloblastik
herediter:
kegagalan sutul: anemia fanconi: karena gangguan autosom resesif
gangguan fungsional dan nutrisi: anemia megaloblastik, thalasemia (ikatan globulin terganggu)
contoh kasus anemia yang disebabkan karena peningkatan destruksi eritrosit
secara langsung dan herediter
aquired:
mekanik: ada paparan patogen : mis. malaria, parasit
antibody mediated: AIHA
hipersplenisme : splen tempat destruksi eritrosit
kelainan membran eritrosit
cedera kimiawi
herediter:
hemoglobinopati: produksi hemoglobin abnormal
kelainan membran eritrosit
kelainan enzim eritrosit
porfiria
tes lab untuk penegakan diagnosis anemia
ada 6 yes
- pemeriksaan darah lengkap: hitung eritrosit, hb,hct,rdw, leukosit,trombosit, indeks eritrosit
- retikulosit: akan meningkat kalo eritrosit di peredaran turun
- status besi: serum besi, total iron binding capacity,serum ferritin
- apusan darah tepi
- pemeriksaan sumsum tulang
- pemeriksaan lain: elektroferesis Hb, Direct anti globulin test, marker hemolitik
apa saja indeks eritrosit
MCV, MCH, MCHC
mengapa penting dilakukan pemeriksaan hb pada pasien anemia
bantu mendiagnosis, memantau terapi dan tentukan keparahan anemia
rumus dari rules of three
hemoglobin = eritrosit x 3
Hematocrit = hemoglobin x 3
harus hati hati menginterpretasi pemeriksaan darah lengkap pada pasien dengan intake berlebih, hamil, medikasi karena…
pasien alami peningkatan volume plasma, sehingga Hb dan HCT turun
pada kondisi dehidrasi, HCT meningkat
orang yang tinggal daerah tinggi cenderung alami peningkatan HB-AE-Hmt
MCV adalah……..rumusnya…….harga rujukannya
rerata ukuran eritrosit
rumus= HCT x 10 /jumlah eritrosit
harga rujukan : 80-100
Interpretasi hasil MCV
Makrositik: anemia megaloblastik, melodisplasia, penyakit liver kronis, gangguan sutul, retikulositosis
Normositik: anemia pada blood loss, infiltrasi sumsum tulang di kasus keganasan dan sakit kronis
Mikrositik: anemia def besi, anemia penyakit kronik, anemia sideroblast, hemoglobinopathy