Deck M, N, O Flashcards
Kebutuhan dasar untuk mempertahankan keadaan diri yang ada, termasuk kebutuhan fisik dan psikologis.
Maintenance Needs
Agresi destruktif yang tidak berakar pada pertahanan diri, tetapi berasal dari dorongan untuk mendominasi atau menyakiti orang lain.
Malignant Aggression
Simbol yang merepresentasikan keutuhan dan keseimbangan dalam diri manusia, sering digunakan dalam meditasi dan refleksi diri.
Mandala
Isi nyata dari mimpi yang dialami seseorang, sering kali berbeda dari makna latennya.
Manifest Dream Content
Tipe kepribadian yang menyesuaikan diri dengan ekspektasi sosial dan pasar, sering kali mengorbankan identitas sejati mereka.
Marketing Characters
Dorongan individu untuk menunjukkan keunggulan dan superioritas, sering kali sebagai kompensasi terhadap perasaan rendah diri.
Masculine Protest
Kecenderungan seseorang untuk menikmati rasa sakit atau penderitaan, baik secara fisik maupun emosional, dalam berbagai situasi, termasuk hubungan interpersonal.
Masochism
Tahap perkembangan psikoseksual di mana individu telah menyelesaikan konflik dari tahap-tahap sebelumnya dan mampu membentuk hubungan yang sehat serta produktif dalam kehidupan.
Maturity
Struktur psikologis yang berkembang melalui seleksi alam dan membantu individu beradaptasi dengan lingkungan sosial serta biologisnya.
Mechanisms
Dorongan yang dimiliki individu yang telah memenuhi kebutuhan dasarnya untuk mengejar pertumbuhan, aktualisasi diri, dan makna yang lebih tinggi dalam hidup.
Metamotivation
Kondisi psikologis yang terjadi ketika seseorang gagal mencapai aktualisasi diri, menyebabkan perasaan hampa, depresi, dan kehilangan makna hidup.
Metapathology
Aspek keberadaan manusia yang berhubungan dengan interaksi dan hubungan sosial dengan orang lain.
Mitwelt
Proses pembelajaran melalui observasi dan meniru perilaku orang lain.
Modeling
Prinsip dalam teori konstruksi pribadi yang menyatakan bahwa kemampuan seseorang untuk mengubah sistem kepercayaannya bergantung pada sejauh mana konstruksinya fleksibel.
Modulation Corollary
Pewarisan genetik di mana satu gen dominan menentukan ciri tertentu, berlawanan dengan pengaruh multigenetik.
Monogenic Transmission
Rasa cemas yang muncul ketika seseorang merasa bersalah karena melanggar norma moral yang telah diinternalisasi, biasanya berhubungan dengan superego.
Moral Anxiety
Kecenderungan seseorang untuk merasa bersalah secara berlebihan meskipun tidak melakukan kesalahan besar, sering kali karena tekanan sosial atau moral internal.
Moral Hypochondriasis
Prinsip yang dikendalikan oleh superego dan berfungsi untuk membedakan antara apa yang dianggap benar dan salah dalam norma sosial dan moral.
Moralistic Principle
Pendekatan dalam psikologi yang menekankan studi individu secara mendalam dibandingkan dengan pendekatan nomotetik yang mencari pola umum dalam populasi.
Morphogenic Science
Strategi coping di mana individu berusaha mendominasi, mengendalikan, atau menekan orang lain untuk mengatasi kecemasan dasar mereka.
Moving Against People
Strategi coping di mana individu menarik diri dari hubungan sosial untuk melindungi diri dari rasa sakit emosional.
Moving Away from People
Mekanisme regresi di mana seseorang kembali ke pola perilaku sebelumnya sebagai cara menghindari tantangan kehidupan dewasa.
Moving Backward
Strategi coping di mana individu berusaha mendapatkan kasih sayang dan penerimaan dari orang lain untuk mengatasi kecemasan dasar.
Moving Toward People
Narasi atau kepercayaan kolektif yang memberikan makna dalam kehidupan individu dan membantu membentuk identitas serta nilai-nilai mereka.
Myth
Keadaan psikologis di mana seseorang memiliki cinta diri yang berlebihan, kurangnya empati, dan kebutuhan besar akan pengakuan dari orang lain.
Narcissism
Proses evolusi di mana sifat-sifat yang meningkatkan kelangsungan hidup dan reproduksi lebih mungkin diwariskan ke generasi berikutnya.
Natural Selection
Kemungkinan seseorang akan melakukan perilaku tertentu dalam situasi tertentu berdasarkan harapan dan nilai yang diberikan terhadap hasilnya.
Need Potential
Seberapa penting suatu hasil bagi seseorang, yang mempengaruhi apakah mereka akan bertindak untuk mencapainya.
Need Value
Stimulus yang dihilangkan setelah perilaku dilakukan, meningkatkan kemungkinan perilaku tersebut terjadi lagi.
Negative Reinforcer
Proses di mana klien dalam terapi memproyeksikan perasaan negatif mereka terhadap orang dari masa lalu ke terapis mereka.
Negative Transference
Gangguan psikologis yang melibatkan kecemasan, ketakutan, atau konflik emosional yang tidak proporsional terhadap situasi yang dihadapi, tetapi tidak sampai mengganggu realitas seperti psikosis.
Neurosis
Kecemasan yang muncul akibat ketakutan terhadap hukuman dari lingkungan atau superego karena dorongan id yang tidak terkendali.
Neurotic Anxiety (Freud)
Kecemasan yang muncul ketika seseorang merasa terancam tetapi tidak dapat menghadapinya dengan cara yang realistis, sehingga menghambat pertumbuhan psikologisnya.
Neurotic Anxiety (May)
Ekspektasi tidak realistis yang dimiliki individu neurotik terhadap dunia, di mana mereka merasa berhak mendapatkan perlakuan khusus tanpa usaha yang sesuai.
Neurotic Claims
Kebutuhan berlebihan yang muncul sebagai mekanisme pertahanan untuk mengatasi kecemasan dasar, seperti kebutuhan akan persetujuan atau kekuasaan.
Neurotic Needs (Horney)
Kebutuhan yang muncul akibat ketidakseimbangan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, sering kali menghambat aktualisasi diri.
Neurotic Needs (Maslow)
Rasa bangga yang tidak realistis terhadap citra diri yang ideal, yang membuat individu sulit menerima kritik atau kegagalan.
Neurotic Pride
Dorongan berlebihan untuk mencapai citra diri yang ideal sebagai kompensasi atas rasa tidak aman yang mendalam.
Neurotic Search for Glory
Pola perilaku tetap yang dikembangkan individu neurotik sebagai respons terhadap kecemasan dasar, seperti agresivitas, ketundukan, atau penghindaran sosial.
Neurotic Trends
Salah satu dimensi kepribadian yang menggambarkan tingkat kecenderungan seseorang mengalami emosi negatif seperti kecemasan, ketidakstabilan emosional, dan depresi.
Neuroticism
Gangguan dalam komunikasi atau pemrosesan informasi yang menyebabkan individu salah memahami situasi atau pesan sosial.
Noise
Pendekatan dalam psikologi yang mencari hukum umum yang berlaku untuk semua individu, berlawanan dengan pendekatan idiografik yang menekankan keunikan individu.
Nomothetic
Kecemasan yang wajar dan sehat yang muncul ketika seseorang menghadapi tantangan hidup dan dapat menjadi motivasi untuk pertumbuhan pribadi.
Normal Anxiety
Fase awal perkembangan bayi di mana ia tampak tertutup dalam dunia internalnya sendiri sebelum mulai berinteraksi dengan lingkungan.
Normal Autism
Tahap perkembangan bayi di mana ia mulai membentuk hubungan emosional dengan ibu dan mulai melihat ibu sebagai bagian dari dirinya.
Normal Symbiosis
Konsep dalam eksistensialisme yang menggambarkan kesadaran akan kefanaan hidup dan ketakutan akan ketidakberadaan setelah kematian.
Nothingness
Teori yang berfokus pada bagaimana hubungan awal dengan figur orang tua atau pengasuh membentuk cara seseorang berinteraksi dengan orang lain di masa dewasa.
Object Relations Theory
Catatan kehidupan seseorang berdasarkan fakta-fakta objektif, bukan interpretasi subjektifnya sendiri.
Objective Biography
Teknik dalam analisis faktor yang memungkinkan adanya korelasi antar faktor, berbeda dari metode ortogonal yang mengasumsikan faktor-faktor saling independen.
Oblique Method
Pikiran, dorongan, atau gambaran mental yang terus-menerus muncul dan sulit dikendalikan, sering kali menyebabkan kecemasan. Pikiran, dorongan, atau gambaran mental yang terus-menerus muncul dan sulit dikendalikan, sering kali menyebabkan kecemasan.
Obsession
Tahap perkembangan psikoseksual di mana anak laki-laki mengalami ketertarikan terhadap ibu dan melihat ayah sebagai saingan, yang akhirnya diselesaikan melalui identifikasi dengan ayah.
Oedipus Complex
Tahap akhir perkembangan psikososial di mana individu menghadapi krisis antara integritas ego dan keputusasaan saat meninjau kembali hidupnya.
Old Age
Tingkat keterbukaan seseorang terhadap pengalaman baru, ide, dan perubahan.
Openness
Proses pembelajaran di mana perilaku diperkuat atau dilemahkan oleh konsekuensinya.
Operant Conditioning
Tahap pertama dalam perkembangan psikoseksual (0–18 bulan), di mana bayi mendapatkan kepuasan dari aktivitas oral seperti menghisap dan menggigit.
Oral Phase
Tahap perkembangan pertama dalam teori psikososial Erikson (kepercayaan vs. ketidakpercayaan), yang berpusat pada pengalaman sensorik oral seperti menyusui.
Oral-Sensory
Cara di mana tubuh seseorang mengekspresikan masalah psikologis melalui gejala fisik.
Organ Dialect
Diri yang sejati dan otentik, yang berkembang secara alami jika tidak terhambat oleh kondisi nilai yang diberikan oleh lingkungan.
Organismic Self
Mekanisme internal yang membantu seseorang mengevaluasi pengalaman dan memilih tindakan yang selaras dengan pertumbuhan dan kesejahteraan dirinya.
Organismic Valuing Process (OVP)
Asumsi dalam teori konstruksi personal Kelly yang menyatakan bahwa setiap individu mengatur konstruksi pribadinya dalam suatu sistem yang hierarkis dan bermakna.
Organization Corollary
Teknik dalam analisis faktor yang mengasumsikan faktor-faktor kepribadian tidak berkorelasi satu sama lain.
Orthogonal Rotation