Deck D & E Flashcards
Istilah Jerman yang berarti “keberadaan,” mengacu pada kesadaran individu tentang keberadaannya di dunia dan kemampuannya untuk membuat pilihan yang bermakna.
Dasein
Pendekatan ilmiah yang dimulai dari teori umum, lalu diuji melalui pengamatan atau eksperimen spesifik.
Deductive Method
Strategi psikologis bawah sadar yang digunakan individu untuk mengurangi kecemasan atau konflik internal.
Defense Mechanisms
Reaksi individu untuk melindungi diri dari informasi yang mengancam konsep dirinya, biasanya dengan distorsi atau penolakan.
Defensiveness
Kemampuan seseorang untuk menunda kepuasan sesaat demi mendapatkan hasil yang lebih besar di masa depan.
Delay of Gratification
Mekanisme pertahanan di mana individu menolak untuk menerima kenyataan yang mengancam konsep dirinya.
Denial
Tendensi individu untuk merendahkan orang lain guna meningkatkan harga diri mereka sendiri.
Depreciation
Tahap perkembangan psikologis pada bayi di mana mereka mulai memahami bahwa objek yang mereka cintai dapat memberikan kepuasan sekaligus frustrasi, menyebabkan kecemasan dan rasa bersalah.
Depressive Position
Kecenderungan untuk melihat sesuatu secara mekanis atau reduktif, tanpa menghargai nilai intrinsiknya.
Desacralization (Maslow)
Mekanisme pertahanan di mana seseorang mengatasi ketidakberdayaan atau keterasingan dengan menghancurkan orang lain atau lingkungan.
Destructiveness
Model yang menjelaskan bahwa gangguan psikologis muncul dari interaksi antara kerentanan biologis dan faktor pemicu dari lingkungan.
Diathesis-Stress Model
Prinsip dalam teori konstruksi pribadi yang menyatakan bahwa setiap cara seseorang memahami dunia terdiri dari dua sisi yang berlawanan.
Dichotomy Corollary
Proses di mana individu membenarkan tindakan tidak etis mereka dengan mengurangi rasa tanggung jawab atau membingkai ulang tindakan mereka sebagai sesuatu yang dapat diterima.
Disengagement of Internal Control
Mekanisme pertahanan di mana individu mengalihkan emosinya dari target yang sebenarnya ke target yang lebih aman.
Displacement
Teori kepribadian yang menekankan sifat-sifat atau kecenderungan bawaan individu sebagai faktor utama dalam membentuk perilaku.
Dispositional Theories
Proses di mana individu mengubah atau memodifikasi pengalaman mereka agar sesuai dengan konsep diri mereka.
Distortion
Cinta yang didasarkan pada kebutuhan dan ketergantungan, bukan penghargaan atau kasih sayang tanpa syarat.
D-love(deficiency love)
Teknik dalam psikoanalisis untuk mengungkap isi bawah sadar melalui interpretasi mimpi.
Dream Analysis
Ketidaksesuaian atau konflik antara pengalaman individu dan konsep dirinya, yang menyebabkan kecemasan atau tekanan psikologis.
Dystonic
Interaksi yang terus-menerus berubah antara berbagai aspek kepribadian yang membentuk perilaku individu.
Dynamic Processes
Tahap perkembangan psikososial antara usia 2-3 tahun, di mana anak menghadapi krisis autonomy vs. shame and doubt (otonomi vs. rasa malu dan ragu).
Early Childhood
Kenangan awal seseorang yang mencerminkan keyakinan dan pola pikir mereka tentang dunia serta peran mereka di dalamnya.
Early Recollections
Pendekatan dalam psikologi yang menggabungkan berbagai teori dan metode untuk memahami atau mengatasi permasalahan psikologis.
Eclectic
Bagian dari kepribadian yang berfungsi sebagai mediator antara id (dorongan dasar) dan superego (norma sosial).
Ego (Freud)
Kesadaran diri seseorang yang mencakup identitas dan perasaan individu tentang dirinya sendiri.
Ego (Jung)
Bagian dari superego yang berisi standar moral dan aspirasi yang ingin dicapai seseorang.
Ego-Ideal (Freud)
Dimensi eksistensial yang mengacu pada kesadaran individu tentang dirinya sendiri.
Eigenwelt
Prinsip dalam teori konstruksi pribadi yang menyatakan bahwa individu membuat pilihan yang memperluas dan memperkaya pemahaman mereka tentang dunia.
Elaborative Choice
Salah satu dimensi kepribadian yang mengacu pada sejauh mana seseorang mampu mengelola emosi dan stres.
Emotional Stability
Pendekatan mendengarkan secara mendalam dengan tujuan memahami perasaan dan perspektif orang lain tanpa menghakimi.
Empathic Listening
Pendekatan berdasarkan pengamatan atau eksperimen yang dapat diukur dan diverifikasi
Empirical
Prinsip bahwa perilaku yang menghasilkan konsekuensi positif cenderung diulang, sedangkan perilaku yang menghasilkan konsekuensi negatif cenderung dihindari.
Empirical Law of Effect
Cara individu menafsirkan dan menyimpan informasi tentang dunia di sekitar mereka.
Encoding Strategies
Dorongan individu untuk tumbuh dan mengembangkan potensinya secara optimal.
Enhancement Needs
Teori bahwa perkembangan manusia mengikuti tahapan yang telah ditentukan secara genetik, tetapi pengalaman lingkungan juga memengaruhi hasil akhirnya.
Epigenetic Principle
Studi tentang bagaimana faktor lingkungan dapat memengaruhi ekspresi gen tanpa mengubah DNA.
Epigenetics
Cabang filsafat yang mempelajari hakikat pengetahuan, bagaimana kita memperoleh dan memvalidasi informasi.
Epistemology
Area tubuh yang sensitif terhadap rangsangan dan berperan dalam perkembangan psikoseksual.
Erogenous Zones
Insting kehidupan yang mendorong individu untuk mencari kesenangan, cinta, dan reproduksi.
Eros
Kemampuan seseorang untuk menyadari bahwa ia memiliki kebebasan untuk memilih bagaimana menghadapi situasi hidupnya.
Essential Freedom
Salah satu kebutuhan dalam hierarki Maslow yang mencakup penghargaan diri (self-esteem) dan penghargaan dari orang lain
Esteem
Pendekatan dalam psikologi yang menjelaskan perilaku manusia berdasarkan adaptasi evolusioner yang meningkatkan kelangsungan hidup dan reproduksi.
Evolutionary Psychology
Kecenderungan untuk mengisolasi diri dari orang lain atau menolak hubungan sosial yang berbeda dari nilai pribadi seseorang.
Exclusivity
Mekanisme pertahanan yang digunakan seseorang untuk menghindari tanggung jawab dengan memberikan alasan yang membenarkan ketidakmampuannya.
Excuses
Kebebasan untuk bertindak dan membuat keputusan dalam hidup seseorang tanpa terikat oleh determinasi eksternal.
Existential Freedom
Hidup secara penuh di momen sekarang tanpa terlalu terikat pada masa lalu atau kekhawatiran tentang masa depan.
Existential Living
Kebutuhan manusia yang mendalam untuk menemukan makna dan tujuan dalam hidup.
Existential Needs
Harapan seseorang bahwa perilaku tertentu akan menghasilkan hasil yang diinginkan.
Expectancy
Keyakinan bahwa pengalaman masa lalu membentuk cara seseorang memahami dunia dan membuat prediksi tentang masa depan.
Experience Corollary
Tipe kepribadian yang cenderung mengambil keuntungan dari orang lain tanpa memberikan timbal balik.
Exploitative Characters
Penilaian dari lingkungan atau orang lain yang dapat memengaruhi konsep diri seseorang.
External Evaluations
Faktor eksternal seperti budaya, lingkungan, dan pengalaman hidup yang memengaruhi kepribadian seseorang.
External Influences
Penguatan dari lingkungan luar yang memotivasi perilaku seseorang.
External Reinforcement
Pengurangan atau hilangnya perilaku yang sebelumnya diperkuat ketika penguatan tidak lagi diberikan.
Extinction
Salah satu dimensi kepribadian yang mencerminkan tingkat energi, keterbukaan terhadap interaksi sosial, dan kecenderungan untuk mencari rangsangan eksternal.
Extraversion (Eysenck)
Orientasi energi seseorang yang lebih banyak diarahkan ke dunia luar dan interaksi sosial dibandingkan dengan refleksi internal.
Extraversion (Jung)