Deck I - L Flashcards
Bagian dari kepribadian yang berisi dorongan instingtif dan bekerja berdasarkan prinsip kesenangan tanpa mempertimbangkan realitas.
Id
Gambaran diri yang seseorang ingin capai berdasarkan aspirasi dan nilai-nilainya.
Ideal Self
Prinsip yang mengarahkan superego dalam menuntut kesempurnaan moral dan etika dalam perilaku individu.
Idealistic Principle
Gambaran diri yang ideal tetapi tidak realistis, yang dibentuk untuk mengatasi perasaan tidak aman dan ketidakcukupan.
Idealized Self-Image
Krisis psikososial yang terjadi ketika seseorang mempertanyakan siapa dirinya dan apa tujuan hidupnya, biasanya terjadi selama remaja.
Identity Crisis
Pendekatan dalam studi kepribadian yang berfokus pada individu sebagai entitas unik daripada mencari generalisasi universal.
Idiographic
Hubungan ketergantungan yang berlebihan antara individu dengan figur orang tua atau kelompoknya, yang menghambat kemandirian.
Incestuous Symbiosis
Ketidaksesuaian antara pengalaman nyata seseorang dengan konsep dirinya, yang menyebabkan kecemasan dan ketidakpuasan.
Incongruence
Teori kepribadian yang menekankan pentingnya perasaan inferioritas dan dorongan untuk mencapai keunggulan dalam kehidupan.
Individual Psychology
Konsep bahwa setiap individu memiliki cara unik dalam membangun dan memahami dunia berdasarkan pengalaman pribadi mereka.
Individuality Corollary
Proses perkembangan psikologis di mana seseorang mencapai keseimbangan antara aspek sadar dan tidak sadar dalam kepribadiannya.
Individuation
Pendekatan ilmiah yang mengembangkan teori berdasarkan observasi dan pengalaman empiris
Inductive Method
Tahap perkembangan psikososial pertama (0-1 tahun), di mana bayi membentuk kepercayaan atau ketidakpercayaan terhadap dunia.
Infancy
Tahap awal perkembangan psikoseksual (oral, anal, dan phallic) yang berlangsung sejak lahir hingga sekitar usia 5 tahun.
Infantile Stage
Perasaan rendah diri yang berlebihan, yang dapat menghambat seseorang dalam mencapai tujuan hidupnya.
Inferiority Complex
Dorongan biologis dasar yang mengarahkan perilaku manusia, seperti dorongan seksual (libido) dan dorongan agresif (thanatos)
Instinct (Freud)
Dorongan biologis yang berhubungan dengan arketipe dalam alam bawah sadar kolektif.
Instinct (Jung)
Kebutuhan dasar manusia yang bersifat biologis tetapi juga bisa dipengaruhi oleh lingkungan dan budaya.
Instinctoid Needs
Kemampuan manusia untuk memberi makna pada pengalaman dan membuat pilihan yang memiliki tujuan.
Intentionality
Pendekatan yang menekankan bahwa kepribadian dipengaruhi oleh interaksi antara faktor genetik dan lingkungan.
Interactionist
Sistem penguatan di mana hadiah atau hukuman diberikan secara tidak tetap untuk memperkuat perilaku.
Intermittent Schedule
Penguatan yang berasal dari dalam diri individu, seperti perasaan bangga atau puas terhadap pencapaian.
Internal Reinforcement
Proses di mana individu mengadopsi karakteristik dan sikap orang lain sebagai bagian dari dirinya sendiri.
Internalization
Sejauh mana seseorang percaya bahwa orang lain dapat dipercaya dan akan bertindak dengan cara yang baik.
Interpersonal Trust
Kemampuan individu untuk menjalin hubungan yang dekat dan bermakna dengan orang lain tanpa kehilangan identitasnya sendiri.
Intimacy
Proses di mana individu secara tidak sadar mengambil nilai, keyakinan, atau sikap orang lain dan menginternalisasikannya sebagai bagian dari dirinya sendiri.
Introjection (Freud)
Mekanisme pertahanan di mana bayi menginternalisasi aspek positif atau negatif dari objek (biasanya ibu) ke dalam dirinya.
Introjection (Klein)
Ciri kepribadian yang ditandai dengan kecenderungan untuk fokus pada dunia internal, lebih nyaman dalam situasi yang tenang, dan cenderung menghindari stimulasi sosial yang berlebihan.
Introversion (Eysenck)
Sikap kepribadian yang mengarahkan energi seseorang ke dalam, berorientasi pada pemikiran, perasaan, dan refleksi pribadi.
Introversion (Jung)
Fungsi psikologis yang menggunakan persepsi bawah sadar untuk memahami pola dan kemungkinan masa depan tanpa menggunakan logika langsung.
Intuition
Ketidakmampuan atau ketakutan seseorang untuk menjalin hubungan dekat dengan orang lain, sering kali karena kurangnya rasa percaya atau pengalaman masa lalu yang menyakitkan.
Isolation
Ketakutan individu terhadap kesuksesan atau pencapaian tertinggi karena merasa tidak layak atau takut akan tanggung jawab yang menyertainya.
Jonah Complex
Tahap perkembangan psikoseksual (usia 6–12 tahun) di mana dorongan seksual ditekan dan anak lebih fokus pada pendidikan, keterampilan sosial, dan perkembangan intelektual.
Latency Stage
Makna tersembunyi dalam mimpi yang berasal dari alam bawah sadar dan sering kali disamarkan melalui simbol-simbol.
Latent Dream Content
Prinsip yang menyatakan bahwa perilaku yang diikuti oleh konsekuensi yang menyenangkan cenderung diulang, sedangkan perilaku dengan konsekuensi negatif cenderung dihentikan.
Law of Effect (Thorndike)
Teori yang menekankan bagaimana individu belajar melalui pengamatan, pengalaman, dan interaksi sosial.
Learning (Social) Cognitive Theories
Energi psikis yang berkaitan dengan dorongan hidup, terutama dorongan seksual dan kreatif.
Libido (Freud)
Keyakinan seseorang tentang sejauh mana ia dapat mengendalikan hasil hidupnya.
Locus of Control
Kapasitas individu untuk menjalin hubungan yang intim dan langgeng dengan orang lain, terutama pada tahap dewasa awal
Love (Erikson)
Sebuah seni yang harus dipelajari dan dipraktikkan, bukan sekadar emosi pasif, melibatkan perhatian, tanggung jawab, dan penghormatan.
Love (Fromm)
Cinta sebagai pengalaman eksistensial yang melibatkan keberanian untuk menjalin hubungan yang mendalam dengan orang lain.
Love (May)
Kebutuhan dasar manusia untuk merasa dicintai dan memiliki hubungan sosial yang berarti.
Love and Belongingness Needs