Deck I - L Flashcards

1
Q

Bagian dari kepribadian yang berisi dorongan instingtif dan bekerja berdasarkan prinsip kesenangan tanpa mempertimbangkan realitas.

A

Id

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
2
Q

Gambaran diri yang seseorang ingin capai berdasarkan aspirasi dan nilai-nilainya.

A

Ideal Self

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
3
Q

Prinsip yang mengarahkan superego dalam menuntut kesempurnaan moral dan etika dalam perilaku individu.

A

Idealistic Principle

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
4
Q

Gambaran diri yang ideal tetapi tidak realistis, yang dibentuk untuk mengatasi perasaan tidak aman dan ketidakcukupan.

A

Idealized Self-Image

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
5
Q

Krisis psikososial yang terjadi ketika seseorang mempertanyakan siapa dirinya dan apa tujuan hidupnya, biasanya terjadi selama remaja.

A

Identity Crisis

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
6
Q

Pendekatan dalam studi kepribadian yang berfokus pada individu sebagai entitas unik daripada mencari generalisasi universal.

A

Idiographic

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
7
Q

Hubungan ketergantungan yang berlebihan antara individu dengan figur orang tua atau kelompoknya, yang menghambat kemandirian.

A

Incestuous Symbiosis

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
8
Q

Ketidaksesuaian antara pengalaman nyata seseorang dengan konsep dirinya, yang menyebabkan kecemasan dan ketidakpuasan.

A

Incongruence

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
9
Q

Teori kepribadian yang menekankan pentingnya perasaan inferioritas dan dorongan untuk mencapai keunggulan dalam kehidupan.

A

Individual Psychology

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
10
Q

Konsep bahwa setiap individu memiliki cara unik dalam membangun dan memahami dunia berdasarkan pengalaman pribadi mereka.

A

Individuality Corollary

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
11
Q

Proses perkembangan psikologis di mana seseorang mencapai keseimbangan antara aspek sadar dan tidak sadar dalam kepribadiannya.

A

Individuation

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
12
Q

Pendekatan ilmiah yang mengembangkan teori berdasarkan observasi dan pengalaman empiris

A

Inductive Method

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
13
Q

Tahap perkembangan psikososial pertama (0-1 tahun), di mana bayi membentuk kepercayaan atau ketidakpercayaan terhadap dunia.

A

Infancy

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
14
Q

Tahap awal perkembangan psikoseksual (oral, anal, dan phallic) yang berlangsung sejak lahir hingga sekitar usia 5 tahun.

A

Infantile Stage

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
15
Q

Perasaan rendah diri yang berlebihan, yang dapat menghambat seseorang dalam mencapai tujuan hidupnya.

A

Inferiority Complex

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
16
Q

Dorongan biologis dasar yang mengarahkan perilaku manusia, seperti dorongan seksual (libido) dan dorongan agresif (thanatos)

A

Instinct (Freud)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
17
Q

Dorongan biologis yang berhubungan dengan arketipe dalam alam bawah sadar kolektif.

A

Instinct (Jung)

18
Q

Kebutuhan dasar manusia yang bersifat biologis tetapi juga bisa dipengaruhi oleh lingkungan dan budaya.

A

Instinctoid Needs

19
Q

Kemampuan manusia untuk memberi makna pada pengalaman dan membuat pilihan yang memiliki tujuan.

A

Intentionality

20
Q

Pendekatan yang menekankan bahwa kepribadian dipengaruhi oleh interaksi antara faktor genetik dan lingkungan.

A

Interactionist

21
Q

Sistem penguatan di mana hadiah atau hukuman diberikan secara tidak tetap untuk memperkuat perilaku.

A

Intermittent Schedule

22
Q

Penguatan yang berasal dari dalam diri individu, seperti perasaan bangga atau puas terhadap pencapaian.

A

Internal Reinforcement

23
Q

Proses di mana individu mengadopsi karakteristik dan sikap orang lain sebagai bagian dari dirinya sendiri.

A

Internalization

24
Q

Sejauh mana seseorang percaya bahwa orang lain dapat dipercaya dan akan bertindak dengan cara yang baik.

A

Interpersonal Trust

25
Q

Kemampuan individu untuk menjalin hubungan yang dekat dan bermakna dengan orang lain tanpa kehilangan identitasnya sendiri.

26
Q

Proses di mana individu secara tidak sadar mengambil nilai, keyakinan, atau sikap orang lain dan menginternalisasikannya sebagai bagian dari dirinya sendiri.

A

Introjection (Freud)

27
Q

Mekanisme pertahanan di mana bayi menginternalisasi aspek positif atau negatif dari objek (biasanya ibu) ke dalam dirinya.

A

Introjection (Klein)

28
Q

Ciri kepribadian yang ditandai dengan kecenderungan untuk fokus pada dunia internal, lebih nyaman dalam situasi yang tenang, dan cenderung menghindari stimulasi sosial yang berlebihan.

A

Introversion (Eysenck)

29
Q

Sikap kepribadian yang mengarahkan energi seseorang ke dalam, berorientasi pada pemikiran, perasaan, dan refleksi pribadi.

A

Introversion (Jung)

30
Q

Fungsi psikologis yang menggunakan persepsi bawah sadar untuk memahami pola dan kemungkinan masa depan tanpa menggunakan logika langsung.

31
Q

Ketidakmampuan atau ketakutan seseorang untuk menjalin hubungan dekat dengan orang lain, sering kali karena kurangnya rasa percaya atau pengalaman masa lalu yang menyakitkan.

32
Q

Ketakutan individu terhadap kesuksesan atau pencapaian tertinggi karena merasa tidak layak atau takut akan tanggung jawab yang menyertainya.

A

Jonah Complex

33
Q

Tahap perkembangan psikoseksual (usia 6–12 tahun) di mana dorongan seksual ditekan dan anak lebih fokus pada pendidikan, keterampilan sosial, dan perkembangan intelektual.

A

Latency Stage

34
Q

Makna tersembunyi dalam mimpi yang berasal dari alam bawah sadar dan sering kali disamarkan melalui simbol-simbol.

A

Latent Dream Content

35
Q

Prinsip yang menyatakan bahwa perilaku yang diikuti oleh konsekuensi yang menyenangkan cenderung diulang, sedangkan perilaku dengan konsekuensi negatif cenderung dihentikan.

A

Law of Effect (Thorndike)

36
Q

Teori yang menekankan bagaimana individu belajar melalui pengamatan, pengalaman, dan interaksi sosial.

A

Learning (Social) Cognitive Theories

37
Q

Energi psikis yang berkaitan dengan dorongan hidup, terutama dorongan seksual dan kreatif.

A

Libido (Freud)

38
Q

Keyakinan seseorang tentang sejauh mana ia dapat mengendalikan hasil hidupnya.

A

Locus of Control

39
Q

Kapasitas individu untuk menjalin hubungan yang intim dan langgeng dengan orang lain, terutama pada tahap dewasa awal

A

Love (Erikson)

40
Q

Sebuah seni yang harus dipelajari dan dipraktikkan, bukan sekadar emosi pasif, melibatkan perhatian, tanggung jawab, dan penghormatan.

A

Love (Fromm)

41
Q

Cinta sebagai pengalaman eksistensial yang melibatkan keberanian untuk menjalin hubungan yang mendalam dengan orang lain.

A

Love (May)

42
Q

Kebutuhan dasar manusia untuk merasa dicintai dan memiliki hubungan sosial yang berarti.

A

Love and Belongingness Needs