Deck A, B & C Flashcards

1
Q

Mekanisme pertahanan di mana seseorang menyalahkan orang lain atas masalah atau kesulitan yang sebenarnya berasal dari dirinya sendiri.

A

Accusation

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
2
Q

Konsep dari Carl Jung yang mengacu pada proses eksplorasi pikiran bawah sadar dengan membiarkan imajinasi berkembang bebas.

A

Active Imagination

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
3
Q

Dikembangkan oleh Carl Rogers, ini adalah kecenderungan bawaan manusia untuk bertumbuh, berkembang, dan mencapai potensi maksimalnya.

A

Actualizing Tendency

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
4
Q

Mekanisme psikologis yang berkembang melalui seleksi alam untuk membantu manusia bertahan hidup dan bereproduksi.

A

Adaptations

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
5
Q

Tahap Identity vs. Role Confusion, di mana individu mencari identitas diri dan peran sosial mereka.

A

Adolescence

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
6
Q

Dorongan manusia untuk mencari keindahan, seni, dan keseimbangan dalam kehidupan.

A

Aesthetic Needs

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
7
Q

Cinta tanpa syarat yang penuh pengorbanan, sering dikaitkan dengan kasih sayang spiritual atau altruistik.

A

Agape

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
8
Q

Respons terhadap perasaan inferioritas dan bisa muncul dalam bentuk dominasi atau pencarian keunggulan.

A

Aggression (Adler)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
9
Q

Dorongan naluriah yang berasal dari insting destruktif (Thanatos) yang bertentangan dengan insting kehidupan (Eros).

A

Aggression (Freud)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
10
Q

Kecenderungan seseorang untuk bersikap ramah dan kooperatif, sedangkan hostility mencerminkan kecenderungan untuk bersikap agresif dan tidak ramah.

A

Agreeableness/Hostility (Buss)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
11
Q

Teori dari Buss yang menyatakan bahwa individu mengembangkan keahlian atau strategi unik untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial dan meningkatkan daya saingnya.

A

Alternative Niche Specialization

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
12
Q

Tahap kedua dalam teori perkembangan psikoseksual Freud (1,5–3 tahun), di mana anak mulai belajar kontrol atas buang air dan mengalami konflik terkait kemandirian.

A

Anal Phase

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
13
Q

Konsep dari Freud yang menghubungkan perkembangan kontrol otot, fungsi ekskresi, dan dorongan seksual pada tahap awal kehidupan.

A

Anal-Urethral-Muscular

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
14
Q

Cabang psikologi dari Carl Jung yang berfokus pada eksplorasi bawah sadar melalui konsep seperti arketipe, ketidaksadaran kolektif, dan individuasi.

A

Analytical Psychology

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
15
Q

Konsep dalam teori Jung yang menggambarkan aspek feminin dalam diri pria.

A

Anima

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
16
Q

Aspek maskulin dalam diri wanita

A

Animus

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
17
Q

Perasaan tidak nyaman atau takut yang muncul akibat ancaman nyata atau imajinatif.

A

Anxiety

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
18
Q

Ketika seseorang menghadapi situasi yang tidak dapat dipahami atau tidak sesuai dengan sistem konstruksi pribadinya.

A

Anxiety (Kelly)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
19
Q

Bagian tak terhindarkan dari eksistensi manusia, terutama dalam menghadapi kebebasan, tanggung jawab, dan ketidakpastian hidup.

A

Anxiety (May)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
20
Q

Pengalaman emosional yang terjadi ketika seseorang menghadapi informasi atau pengalaman yang tidak sesuai dengan konsep dirinya (self-concept).

A

Anxiety (Rogers)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
21
Q

Pola universal dalam ketidaksadaran kolektif manusia yang muncul dalam mitos, simbol, dan impian.

A

Archetypes

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
22
Q

pemilihan sifat tertentu oleh manusia untuk meningkatkan peluang reproduksi atau sosial.

A

Artificial Selection

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
23
Q

kecenderungan individu untuk berorientasi pada dunia luar (ekstrovert) atau dunia dalam (introvert).

A

Attitude

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
24
Q

kecenderungan untuk tunduk kepada otoritas atau mendominasi orang lain sebagai mekanisme untuk menghindari kebebasan dan tanggung jawab.

A

Authoritarianism

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
25
Q

Perasaan kesepian dan ketidakberdayaan yang muncul akibat ketidakpastian dunia modern dan hilangnya rasa keterhubungan dengan orang lain.

A

Basic Anxiety (Fromm)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
26
Q

perasaan tidak aman yang berkembang dalam masa kanak-kanak karena kurangnya kasih sayang dan perlindungan.

A

Basic Anxiety (Horney)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
27
Q

ketika kebutuhan dasar seperti keamanan dan rasa memiliki tidak terpenuhi.

A

Basic Anxiety (Maslow)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
28
Q

Konflik antara tiga strategi coping utama seseorang terhadap kecemasan dasar

A

Basic Conflict (Horney)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
29
Q

Perasaan marah atau benci terhadap orang tua yang diabaikan atau ditekan ke bawah sadar karena takut kehilangan cinta dan perlindungan mereka.

A

Basic Hostility (Horney)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
30
Q

Konsep dari Erik Erikson yang mengacu pada kualitas positif yang berkembang di setiap tahap perkembangan psikososial.

A

Basic Strength

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
31
Q

Dalam teori kepribadian Five-Factor Model (FFM), ini adalah kecenderungan inti seseorang yang ditentukan oleh faktor biologis dan diwariskan.

A

Basic Tendencies

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
32
Q

Konsep Julian Rotter yang menggambarkan kemungkinan seseorang untuk bertindak dalam situasi tertentu berdasarkan pengalaman sebelumnya dan harapan hasil.

A

Behavior Potential (Rotter)

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
33
Q

Pendekatan dalam psikologi yang mempelajari perilaku berdasarkan prinsip pembelajaran seperti penguatan dan hukuman.

A

Behavioral Analysis

How well did you know this?
1
Not at all
2
3
4
5
Perfectly
34
Q

Teori Walter Mischel yang menyatakan bahwa pola perilaku seseorang berubah sesuai dengan konteks sosialnya.

A

Behavioral Signature of Personality (Mischel)

35
Q

Pendekatan psikologi yang berfokus pada perilaku yang dapat diamati dan dipelajari melalui interaksi dengan lingkungan.

A

Behaviorism

36
Q

Konsep eksistensial dari Heidegger yang menggambarkan keberadaan manusia sebagai pengalaman yang tidak terpisahkan dari dunia dan hubungannya dengan orang lain.

A

Being-in-the-World (Dasein)

37
Q

Pendekatan yang melihat kepribadian sebagai hasil dari proses evolusi dan faktor biologis yang mempengaruhi perilaku manusia.

A

Biological-Evolutionary Theories

38
Q

Konsep dari Erich Fromm yang menggambarkan kecintaan bawaan manusia terhadap kehidupan dan alam.

39
Q

Sifat kepribadian yang berada pada dua kutub yang berlawanan, seperti introversi vs. ekstroversi atau stabilitas emosional vs. neurotisisme.

A

Bipolar Traits

40
Q

Cinta yang muncul dari kebutuhan aktualisasi diri, bukan dari rasa kekurangan atau ketergantungan.

A

B-Love (Maslow)

41
Q

Nilai-nilai yang menjadi bagian dari individu yang telah mencapai aktualisasi diri, seperti kebenaran, keindahan, keadilan, dan kesatuan.

A

B-Values (Maslow)

42
Q

Karakteristik psikologis yang berkembang bukan sebagai hasil seleksi alam secara langsung, tetapi sebagai efek samping dari adaptasi lain.

A

By-Products (Buss)

43
Q

Ciri kepribadian dominan yang sangat kuat dan mendefinisikan hampir seluruh perilaku seseorang.

A

Cardinal Disposition

44
Q

Kekuatan dasar (basic strength) yang berkembang dalam tahap Generativity vs. Stagnation (usia dewasa pertengahan) menurut Erikson, ditandai dengan perhatian terhadap kesejahteraan generasi berikutnya

A

Care (Erikson)

45
Q

Ketakutan yang dialami anak laki-laki dalam tahap Oedipus Complex, di mana ia merasa bahwa ayahnya akan “menghukum” dirinya dengan menghilangkan alat kelaminnya karena ketertarikannya pada ibu.

A

Castration Anxiety (Freud)

46
Q

Kecemasan atau ketakutan terhadap kehilangan kekuasaan atau maskulinitas yang berasal dari ketidaksadaran dalam perkembangan psikoseksual.

A

Castration Complex (Freud)

47
Q

Pelepasan emosi yang kuat sebagai cara untuk mengurangi ketegangan psikologis.

48
Q

Prinsip bahwa setiap kejadian atau perilaku memiliki penyebab yang dapat dijelaskan, baik secara biologis, psikologis, maupun sosial.

49
Q

Ciri kepribadian yang lebih luas daripada secondary traits, tetapi tidak sekuat cardinal traits. Ciri ini membentuk kepribadian seseorang dalam banyak situasi.

A

Central Dispositions

50
Q

Pertemuan kebetulan yang dapat memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan seseorang dan perkembangan kepribadiannya.

A

Chance Encounter

51
Q

Struktur kepribadian yang berkembang berdasarkan pengalaman sosial dan budaya seseorang.

52
Q

Pola khas dalam cara seseorang berhubungan dengan dunia, yang dipengaruhi oleh pengalaman sosial dan ekonomi.

A

Character Orientation

53
Q

Sifat atau ciri khas yang membedakan individu dari orang lain.

A

Characteristic

54
Q

Pola perilaku, tujuan, dan strategi yang berkembang berdasarkan kecenderungan kepribadian dasar seseorang dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

A

Characteristic Adaptations

55
Q

Prinsip dalam teori konstruksi pribadi Kelly yang menyatakan bahwa seseorang selalu memilih alternatif yang memberikan prediksi terbaik untuk masa depan.

A

Choice Corollary

56
Q

Proses pembelajaran di mana stimulus netral menjadi terkait dengan respons tertentu setelah berulang kali dipasangkan dengan stimulus yang sudah memiliki respons tersebut.

A

Classical Conditioning

57
Q

Terapi yang berfokus pada klien, dengan menekankan empati, kehangatan, dan penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard).

A

Client-Centered Therapy

58
Q

Model yang menjelaskan bagaimana kepribadian tidak tetap tetapi berubah berdasarkan interaksi antara kognisi, emosi, dan situasi tertentu.

A

Cognitive-Affective Personality Systems (CAPS)

59
Q

Teori yang menyatakan bahwa kepribadian bukan sekadar kumpulan sifat tetap, tetapi lebih merupakan pola respons terhadap situasi tertentu berdasarkan pemrosesan kognitif dan emosional individu.

A

Cognitive-Affective Personality Theory

60
Q

Kebutuhan untuk memahami, mengeksplorasi, dan mencari pengetahuan.

A

Cognitive Needs

61
Q

Kepercayaan sekelompok orang bahwa mereka dapat mencapai tujuan bersama melalui usaha kolektif.

A

Collective Efficacy

62
Q

Lapisan terdalam dari ketidaksadaran manusia yang berisi simbol, mitos, dan pola pikir universal yang diwarisi dari nenek moyang manusia.

A

Collective Unconscious

63
Q

Sifat-sifat kepribadian yang dimiliki oleh sebagian besar anggota suatu budaya.

A

Common Traits

64
Q

Keterampilan dan strategi kognitif yang digunakan individu untuk mengatasi tantangan dan mencapai tujuan.

A

Competencies

65
Q

Kumpulan pikiran, perasaan, dan ingatan yang berpusat pada tema tertentu dan memengaruhi perilaku individu, sering kali tanpa disadari.

66
Q

Kebutuhan yang mendorong seseorang untuk bertindak, seperti kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, penghargaan, dan aktualisasi diri.

A

Conative Needs

67
Q

Stimulus yang menjadi penguat karena diasosiasikan dengan penguat utama, seperti uang atau pujian.

A

Conditioned Reinforcer

68
Q

Syarat-syarat yang ditetapkan oleh orang lain yang membuat seseorang merasa harus berperilaku tertentu agar diterima atau dicintai.

A

Conditions of Worth

69
Q

Tendensi individu untuk menyesuaikan diri dengan norma sosial dan kehilangan identitas uniknya.

A

Conformity

70
Q

Keadaan di mana perasaan, pikiran, dan tindakan seseorang selaras, mencerminkan keseimbangan psikologis.

A

Congruence

71
Q

Bagian dari superego yang berisi nilai-nilai moral yang dipelajari dan menimbulkan rasa bersalah ketika seseorang melanggar aturan.

A

Conscience

72
Q

Salah satu dimensi kepribadian yang menggambarkan seberapa bertanggung jawab, terorganisir, dan disiplin seseorang.

A

Conscientiousness

73
Q

Bagian dari pikiran yang berisi semua hal yang saat ini disadari oleh individu.

A

Conscious(Freud)

74
Q

Bagian dari jiwa yang berisi pengalaman yang disadari dan diproses oleh ego.

A

Conscious (Jung)

75
Q

Fenomena di mana perilaku individu tampak tidak konsisten dalam berbagai situasi meskipun memiliki ciri kepribadian yang stabil.

A

Consistency Paradox (Mischel)

76
Q

Mekanisme pertahanan di mana seseorang menciptakan hambatan untuk dirinya sendiri agar memiliki alasan jika gagal.

A

Constructing Obstacles (Adler)

77
Q

Prinsip dalam teori konstruksi pribadi yang menyatakan bahwa individu memahami dunia berdasarkan pola pengalaman masa lalu.

A

Construction Corollary (Kelly)

78
Q

Pandangan bahwa tidak ada satu cara tunggal untuk memahami realitas; setiap individu bisa menafsirkan pengalaman dengan berbagai cara.

A

Constructive Alternativism (Kelly)

79
Q

Jadwal penguatan di mana setiap respons yang benar langsung diberi penguatan.

A

Continuous Schedule

80
Q

Kelemahan psikologis yang berkembang jika seseorang gagal menyelesaikan krisis dalam tahap perkembangan Erikson.

A

Core Pathology

81
Q

Peran utama yang dimainkan seseorang dalam kehidupannya, yang membentuk identitasnya.

82
Q

Studi tentang asal-usul, struktur, dan sifat alam semesta, termasuk bagaimana manusia memahami tempatnya dalam realitas yang lebih luas.

83
Q

Reaksi emosional seorang terapis terhadap kliennya, yang sering kali berasal dari pengalaman pribadi terapis.

A

Countertransference

84
Q

Kemampuan individu untuk membentuk kehidupannya sendiri melalui keputusan dan tindakan yang dibuat secara sadar.

A

Creative Power