Deck A, B & C Flashcards
Mekanisme pertahanan di mana seseorang menyalahkan orang lain atas masalah atau kesulitan yang sebenarnya berasal dari dirinya sendiri.
Accusation
Konsep dari Carl Jung yang mengacu pada proses eksplorasi pikiran bawah sadar dengan membiarkan imajinasi berkembang bebas.
Active Imagination
Dikembangkan oleh Carl Rogers, ini adalah kecenderungan bawaan manusia untuk bertumbuh, berkembang, dan mencapai potensi maksimalnya.
Actualizing Tendency
Mekanisme psikologis yang berkembang melalui seleksi alam untuk membantu manusia bertahan hidup dan bereproduksi.
Adaptations
Tahap Identity vs. Role Confusion, di mana individu mencari identitas diri dan peran sosial mereka.
Adolescence
Dorongan manusia untuk mencari keindahan, seni, dan keseimbangan dalam kehidupan.
Aesthetic Needs
Cinta tanpa syarat yang penuh pengorbanan, sering dikaitkan dengan kasih sayang spiritual atau altruistik.
Agape
Respons terhadap perasaan inferioritas dan bisa muncul dalam bentuk dominasi atau pencarian keunggulan.
Aggression (Adler)
Dorongan naluriah yang berasal dari insting destruktif (Thanatos) yang bertentangan dengan insting kehidupan (Eros).
Aggression (Freud)
Kecenderungan seseorang untuk bersikap ramah dan kooperatif, sedangkan hostility mencerminkan kecenderungan untuk bersikap agresif dan tidak ramah.
Agreeableness/Hostility (Buss)
Teori dari Buss yang menyatakan bahwa individu mengembangkan keahlian atau strategi unik untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial dan meningkatkan daya saingnya.
Alternative Niche Specialization
Tahap kedua dalam teori perkembangan psikoseksual Freud (1,5–3 tahun), di mana anak mulai belajar kontrol atas buang air dan mengalami konflik terkait kemandirian.
Anal Phase
Konsep dari Freud yang menghubungkan perkembangan kontrol otot, fungsi ekskresi, dan dorongan seksual pada tahap awal kehidupan.
Anal-Urethral-Muscular
Cabang psikologi dari Carl Jung yang berfokus pada eksplorasi bawah sadar melalui konsep seperti arketipe, ketidaksadaran kolektif, dan individuasi.
Analytical Psychology
Konsep dalam teori Jung yang menggambarkan aspek feminin dalam diri pria.
Anima
Aspek maskulin dalam diri wanita
Animus
Perasaan tidak nyaman atau takut yang muncul akibat ancaman nyata atau imajinatif.
Anxiety
Ketika seseorang menghadapi situasi yang tidak dapat dipahami atau tidak sesuai dengan sistem konstruksi pribadinya.
Anxiety (Kelly)
Bagian tak terhindarkan dari eksistensi manusia, terutama dalam menghadapi kebebasan, tanggung jawab, dan ketidakpastian hidup.
Anxiety (May)
Pengalaman emosional yang terjadi ketika seseorang menghadapi informasi atau pengalaman yang tidak sesuai dengan konsep dirinya (self-concept).
Anxiety (Rogers)
Pola universal dalam ketidaksadaran kolektif manusia yang muncul dalam mitos, simbol, dan impian.
Archetypes
pemilihan sifat tertentu oleh manusia untuk meningkatkan peluang reproduksi atau sosial.
Artificial Selection
kecenderungan individu untuk berorientasi pada dunia luar (ekstrovert) atau dunia dalam (introvert).
Attitude
kecenderungan untuk tunduk kepada otoritas atau mendominasi orang lain sebagai mekanisme untuk menghindari kebebasan dan tanggung jawab.
Authoritarianism
Perasaan kesepian dan ketidakberdayaan yang muncul akibat ketidakpastian dunia modern dan hilangnya rasa keterhubungan dengan orang lain.
Basic Anxiety (Fromm)
perasaan tidak aman yang berkembang dalam masa kanak-kanak karena kurangnya kasih sayang dan perlindungan.
Basic Anxiety (Horney)
ketika kebutuhan dasar seperti keamanan dan rasa memiliki tidak terpenuhi.
Basic Anxiety (Maslow)
Konflik antara tiga strategi coping utama seseorang terhadap kecemasan dasar
Basic Conflict (Horney)
Perasaan marah atau benci terhadap orang tua yang diabaikan atau ditekan ke bawah sadar karena takut kehilangan cinta dan perlindungan mereka.
Basic Hostility (Horney)
Konsep dari Erik Erikson yang mengacu pada kualitas positif yang berkembang di setiap tahap perkembangan psikososial.
Basic Strength
Dalam teori kepribadian Five-Factor Model (FFM), ini adalah kecenderungan inti seseorang yang ditentukan oleh faktor biologis dan diwariskan.
Basic Tendencies
Konsep Julian Rotter yang menggambarkan kemungkinan seseorang untuk bertindak dalam situasi tertentu berdasarkan pengalaman sebelumnya dan harapan hasil.
Behavior Potential (Rotter)
Pendekatan dalam psikologi yang mempelajari perilaku berdasarkan prinsip pembelajaran seperti penguatan dan hukuman.
Behavioral Analysis
Teori Walter Mischel yang menyatakan bahwa pola perilaku seseorang berubah sesuai dengan konteks sosialnya.
Behavioral Signature of Personality (Mischel)
Pendekatan psikologi yang berfokus pada perilaku yang dapat diamati dan dipelajari melalui interaksi dengan lingkungan.
Behaviorism
Konsep eksistensial dari Heidegger yang menggambarkan keberadaan manusia sebagai pengalaman yang tidak terpisahkan dari dunia dan hubungannya dengan orang lain.
Being-in-the-World (Dasein)
Pendekatan yang melihat kepribadian sebagai hasil dari proses evolusi dan faktor biologis yang mempengaruhi perilaku manusia.
Biological-Evolutionary Theories
Konsep dari Erich Fromm yang menggambarkan kecintaan bawaan manusia terhadap kehidupan dan alam.
Biophilia
Sifat kepribadian yang berada pada dua kutub yang berlawanan, seperti introversi vs. ekstroversi atau stabilitas emosional vs. neurotisisme.
Bipolar Traits
Cinta yang muncul dari kebutuhan aktualisasi diri, bukan dari rasa kekurangan atau ketergantungan.
B-Love (Maslow)
Nilai-nilai yang menjadi bagian dari individu yang telah mencapai aktualisasi diri, seperti kebenaran, keindahan, keadilan, dan kesatuan.
B-Values (Maslow)
Karakteristik psikologis yang berkembang bukan sebagai hasil seleksi alam secara langsung, tetapi sebagai efek samping dari adaptasi lain.
By-Products (Buss)
Ciri kepribadian dominan yang sangat kuat dan mendefinisikan hampir seluruh perilaku seseorang.
Cardinal Disposition
Kekuatan dasar (basic strength) yang berkembang dalam tahap Generativity vs. Stagnation (usia dewasa pertengahan) menurut Erikson, ditandai dengan perhatian terhadap kesejahteraan generasi berikutnya
Care (Erikson)
Ketakutan yang dialami anak laki-laki dalam tahap Oedipus Complex, di mana ia merasa bahwa ayahnya akan “menghukum” dirinya dengan menghilangkan alat kelaminnya karena ketertarikannya pada ibu.
Castration Anxiety (Freud)
Kecemasan atau ketakutan terhadap kehilangan kekuasaan atau maskulinitas yang berasal dari ketidaksadaran dalam perkembangan psikoseksual.
Castration Complex (Freud)
Pelepasan emosi yang kuat sebagai cara untuk mengurangi ketegangan psikologis.
Catharsis
Prinsip bahwa setiap kejadian atau perilaku memiliki penyebab yang dapat dijelaskan, baik secara biologis, psikologis, maupun sosial.
Causality
Ciri kepribadian yang lebih luas daripada secondary traits, tetapi tidak sekuat cardinal traits. Ciri ini membentuk kepribadian seseorang dalam banyak situasi.
Central Dispositions
Pertemuan kebetulan yang dapat memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan seseorang dan perkembangan kepribadiannya.
Chance Encounter
Struktur kepribadian yang berkembang berdasarkan pengalaman sosial dan budaya seseorang.
Character
Pola khas dalam cara seseorang berhubungan dengan dunia, yang dipengaruhi oleh pengalaman sosial dan ekonomi.
Character Orientation
Sifat atau ciri khas yang membedakan individu dari orang lain.
Characteristic
Pola perilaku, tujuan, dan strategi yang berkembang berdasarkan kecenderungan kepribadian dasar seseorang dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Characteristic Adaptations
Prinsip dalam teori konstruksi pribadi Kelly yang menyatakan bahwa seseorang selalu memilih alternatif yang memberikan prediksi terbaik untuk masa depan.
Choice Corollary
Proses pembelajaran di mana stimulus netral menjadi terkait dengan respons tertentu setelah berulang kali dipasangkan dengan stimulus yang sudah memiliki respons tersebut.
Classical Conditioning
Terapi yang berfokus pada klien, dengan menekankan empati, kehangatan, dan penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard).
Client-Centered Therapy
Model yang menjelaskan bagaimana kepribadian tidak tetap tetapi berubah berdasarkan interaksi antara kognisi, emosi, dan situasi tertentu.
Cognitive-Affective Personality Systems (CAPS)
Teori yang menyatakan bahwa kepribadian bukan sekadar kumpulan sifat tetap, tetapi lebih merupakan pola respons terhadap situasi tertentu berdasarkan pemrosesan kognitif dan emosional individu.
Cognitive-Affective Personality Theory
Kebutuhan untuk memahami, mengeksplorasi, dan mencari pengetahuan.
Cognitive Needs
Kepercayaan sekelompok orang bahwa mereka dapat mencapai tujuan bersama melalui usaha kolektif.
Collective Efficacy
Lapisan terdalam dari ketidaksadaran manusia yang berisi simbol, mitos, dan pola pikir universal yang diwarisi dari nenek moyang manusia.
Collective Unconscious
Sifat-sifat kepribadian yang dimiliki oleh sebagian besar anggota suatu budaya.
Common Traits
Keterampilan dan strategi kognitif yang digunakan individu untuk mengatasi tantangan dan mencapai tujuan.
Competencies
Kumpulan pikiran, perasaan, dan ingatan yang berpusat pada tema tertentu dan memengaruhi perilaku individu, sering kali tanpa disadari.
Complex
Kebutuhan yang mendorong seseorang untuk bertindak, seperti kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, penghargaan, dan aktualisasi diri.
Conative Needs
Stimulus yang menjadi penguat karena diasosiasikan dengan penguat utama, seperti uang atau pujian.
Conditioned Reinforcer
Syarat-syarat yang ditetapkan oleh orang lain yang membuat seseorang merasa harus berperilaku tertentu agar diterima atau dicintai.
Conditions of Worth
Tendensi individu untuk menyesuaikan diri dengan norma sosial dan kehilangan identitas uniknya.
Conformity
Keadaan di mana perasaan, pikiran, dan tindakan seseorang selaras, mencerminkan keseimbangan psikologis.
Congruence
Bagian dari superego yang berisi nilai-nilai moral yang dipelajari dan menimbulkan rasa bersalah ketika seseorang melanggar aturan.
Conscience
Salah satu dimensi kepribadian yang menggambarkan seberapa bertanggung jawab, terorganisir, dan disiplin seseorang.
Conscientiousness
Bagian dari pikiran yang berisi semua hal yang saat ini disadari oleh individu.
Conscious(Freud)
Bagian dari jiwa yang berisi pengalaman yang disadari dan diproses oleh ego.
Conscious (Jung)
Fenomena di mana perilaku individu tampak tidak konsisten dalam berbagai situasi meskipun memiliki ciri kepribadian yang stabil.
Consistency Paradox (Mischel)
Mekanisme pertahanan di mana seseorang menciptakan hambatan untuk dirinya sendiri agar memiliki alasan jika gagal.
Constructing Obstacles (Adler)
Prinsip dalam teori konstruksi pribadi yang menyatakan bahwa individu memahami dunia berdasarkan pola pengalaman masa lalu.
Construction Corollary (Kelly)
Pandangan bahwa tidak ada satu cara tunggal untuk memahami realitas; setiap individu bisa menafsirkan pengalaman dengan berbagai cara.
Constructive Alternativism (Kelly)
Jadwal penguatan di mana setiap respons yang benar langsung diberi penguatan.
Continuous Schedule
Kelemahan psikologis yang berkembang jika seseorang gagal menyelesaikan krisis dalam tahap perkembangan Erikson.
Core Pathology
Peran utama yang dimainkan seseorang dalam kehidupannya, yang membentuk identitasnya.
Core Role
Studi tentang asal-usul, struktur, dan sifat alam semesta, termasuk bagaimana manusia memahami tempatnya dalam realitas yang lebih luas.
Cosmology
Reaksi emosional seorang terapis terhadap kliennya, yang sering kali berasal dari pengalaman pribadi terapis.
Countertransference
Kemampuan individu untuk membentuk kehidupannya sendiri melalui keputusan dan tindakan yang dibuat secara sadar.
Creative Power