T2B Flashcards
Siapa identitas pasien dalam kasus ini?
Nn. GA, 19 tahun, mahasiswi, anak sulung dari dua bersaudara.
Apa keluhan utama yang dirasakan pasien?
Selama 1 bulan merasa kurang bersemangat, sulit tidur, malas kuliah, murung, kehilangan nafsu makan, sering terbangun dengan mimpi buruk.
Apa kondisi yang memicu keluhan pasien?
Gagal ujian yang membuatnya merasa bersalah dan cemas, serta khawatir membebani orang tua.
Bagaimana riwayat psikososial pasien?
Dikenal periang dan aktif sebelum kejadian ini, tidak ada riwayat gangguan jiwa dalam keluarga.
Apa diagnosis utama pasien?
Gangguan Depresi Ringan-Sedang.
Apa dasar diagnosis gangguan depresi pada pasien ini?
Gejala berlangsung lebih dari 2 minggu, anhedonia, afek depresif, anergia, rasa bersalah, dan gangguan tidur yang signifikan.
Apa hubungan antara gangguan depresi pasien dengan stressor eksternal?
Ada hubungan dengan stressor eksternal, yaitu gagal ujian.
Diagnosa banding apa yang perlu dipertimbangkan dalam kasus ini?
Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Cemas Menyeluruh, Insomnia Non-Organik, Gangguan Depresi Persisten.
Bagaimana patofisiologi gangguan depresi yang terjadi pada pasien?
Stressor menyebabkan aktivasi amigdala yang mempengaruhi sumbu HPA, merusak hippocampus, menurunkan serotonin, dopamin, dan norepinefrin.
Apa peran kortisol dalam patofisiologi gangguan depresi?
Kortisol merusak hippocampus, menurunkan kontrol emosi, dan mengganggu fungsi kognitif.
Apa yang terjadi pada neurotransmitter pada pasien yang mengalami depresi?
Kadar serotonin, dopamin, dan norepinefrin berkurang, yang menyebabkan gangguan mood, motivasi, energi, dan tidur.
Bagaimana gangguan neuroanatomi pada pasien ini?
Hippocampus rusak karena kortisol, memengaruhi pengolahan emosi dan memori. Prefrontal cortex menurun fungsinya, menyebabkan sulit mengambil keputusan dan mengatur emosi.
Jenis terapi non-farmakologi apa yang bisa diberikan pada pasien ini?
CBT, terapi interpersonal, dan terapi suportif untuk memperbaiki pola pikir negatif, dan memberikan dukungan emosional.
Obat farmakologi apa yang dapat diberikan kepada pasien?
Fluoxetin (SSRI) untuk meningkatkan serotonin dan Amitriptyline (TCA : antidepresan trisiklik) untuk membantu tidur.
Buatkan resep obat untuk pasien dengan gangguan tidur yang bisa diberikan?
R/ Amitriptyline 25 mg tab No. IV,
S 1 dd ½ (malam hari untuk membantu tidur).
Seperti apa pendekatan bioetika dalam penatalaksanaan pasien ini?
Beneficence, Non-Maleficence, Autonomy, Justice.
Apa risiko komplikasi dari gangguan depresi pada pasien ini?
Penurunan fungsi kognitif, penyalahgunaan zat, konflik sosial, produktivitas rendah, dan risiko bunuh diri.
Bagaimana peran korteks prefrontal dalam gangguan depresi?
Berperan dalam pengambilan keputusan, pengendalian diri, dan perencanaan. Disfungsi area ini berhubungan dengan gangguan depresi.
Bagaimana peran amigdala dalam gangguan depresi?
Amigdala mengatur emosi, terutama rasa takut dan marah. Amigdala yang terlalu aktif bisa menyebabkan gangguan kecemasan.
Bagaimana fungsi hipokampus dalam gangguan depresi?
Hipokampus terlibat dalam memori dan pembelajaran. Kerusakan hipokampus sering dikaitkan dengan gangguan mood seperti depresi.
Peran sistem limbik dalam gangguan depresi apa?
Sistem limbik mengatur emosi dan perilaku, terlibat dalam respons emosional terhadap stres.
Bagaimana peran serotonin dalam depresi?
Serotonin mengatur mood, nafsu makan, dan tidur. Kekurangan serotonin berhubungan dengan depresi.
Bagaimana peran dopamin dalam depresi?
Dopamin terlibat dalam sistem reward dan motivasi. Kekurangan dopamin menyebabkan anhedonia.
Bagaimana norepinefrin berperan dalam gangguan depresi?
Norepinefrin berperan dalam kewaspadaan dan energi. Ketidakseimbangan norepinefrin dapat menyebabkan kelelahan.
Bagaimana sumbu HPA berperan dalam gangguan depresi?
Sumbu HPA mengatur respons tubuh terhadap stres dengan melepaskan kortisol. Stres kronis menyebabkan peningkatan kortisol yang memengaruhi fungsi otak.
Apa gejala utama yang mengarah pada gangguan depresi ringan pada pasien ini?
Gejala utama adalah anhedonia, afek depresif, dan gangguan tidur yang signifikan.
Berapa lama gejala yang dialami pasien berlangsung?
Gejala sudah berlangsung lebih dari 2 minggu.
Bagaimana mood pasien pada pemeriksaan psikiatrik?
Mood pasien depresif, psikomotor lambat.
Apa yang perlu dilakukan untuk memastikan diagnosis gangguan depresi pada pasien ini?
Pemeriksaan lebih lanjut tentang gejala psikiatrik dan psikosial, serta observasi jangka panjang.
Jenis terapi apa yang digunakan untuk meningkatkan mood dan kualitas tidur pasien?
Terapi non-farmakologi seperti CBT dan farmakologi dengan SSRI atau TCA.
Apakah gangguan depresi pada pasien ini disebabkan oleh faktor internal atau eksternal?
Gangguan ini dipicu oleh stressor eksternal, yaitu kegagalan ujian.
Bagaimana hubungan antara gagal ujian dan gangguan depresi yang dialami pasien?
Gagal ujian menjadi faktor stres yang mengaktifkan respons tubuh terhadap stres, memicu gejala depresi.
Apa yang dimaksud dengan anhedonia dalam konteks gangguan depresi?
Anhedonia adalah hilangnya minat atau kesenangan dalam aktivitas yang biasanya disukai, seperti kuliah.
Bagaimana terapi interpersonal dapat membantu pasien ini?
Terapi interpersonal membantu pasien mengatasi masalah hubungan yang memperparah gejala depresi.
Seperti apa mekanisme kerja SSRI pada pasien depresi?
SSRI meningkatkan kadar serotonin di otak, yang berfungsi memperbaiki mood dan kualitas tidur.
Apa efek samping yang perlu diperhatikan pada pemberian TCA seperti Amitriptyline?
Efek samping yang mungkin muncul adalah kantuk berlebihan, mulut kering, dan peningkatan berat badan.
Apa yang dimaksud dengan ‘non-maleficence’ dalam konteks perawatan pasien ini?
Non-maleficence adalah prinsip untuk menghindari memberikan bahaya atau efek samping yang merugikan pasien.
Apa dampak jangka panjang jika gangguan depresi pada pasien ini tidak ditangani dengan baik?
Dampaknya bisa termasuk penurunan fungsi kognitif, penyalahgunaan zat, dan peningkatan risiko bunuh diri.
Apa hubungan antara gangguan tidur dengan depresi pada pasien ini?
Gangguan tidur, seperti insomnia, adalah gejala umum depresi dan memperburuk kondisi depresi.
Bagaimana terapi suportif berperan dalam perawatan pasien depresi?
Terapi suportif memberikan dukungan emosional yang dapat membantu pasien merasa lebih diterima dan didukung.
Apakah ada gejala psikotik yang ditemukan pada pemeriksaan pasien?
Tidak ada gejala psikotik yang ditemukan pada pasien ini.
Bagaimana cara memonitor kemajuan terapi pada pasien depresi?
Kemajuan terapi dimonitor dengan mengamati perubahan gejala mood, tidur, dan tingkat kecemasan pasien.