Deck R And S Flashcards
Teknik dalam penelitian eksperimen di mana peserta dibagi ke dalam kelompok secara acak untuk mengurangi bias
Random Assignment
Proses pemilihan sampel dari populasi secara acak untuk memastikan representasi yang tidak bias
Random Selection
Rentang kemungkinan yang ditentukan secara genetik bagi suatu karakteristik, sementara lingkungan menentukan posisi dalam rentang tersebut.
Reaction Range
Konsep diri seseorang berdasarkan pengalaman nyata, berbeda dari ideal self yang merupakan gambaran diri yang diinginkan.
Real Self
Proses mengingat informasi tanpa bantuan petunjuk, seperti menjawab pertanyaan esai tanpa melihat catatan.
Recall
Proses dalam perkembangan dewasa awal di mana individu beralih dari ketergantungan pada keluarga ke kemandirian dalam membentuk identitas dan kehidupan sendiri.
Recentering
Kesediaan anak untuk bekerja sama dengan orang tua dan orang dewasa lainnya dalam aktivitas sehari-hari.
Receptive Cooperation
Konsep dalam teori sosial-kognitif Bandura yang menyatakan bahwa perilaku, lingkungan, dan faktor pribadi saling mempengaruhi.
Reciprocal Determinism
Kemampuan untuk mengidentifikasi informasi yang telah dipelajari sebelumnya ketika diberikan petunjuk atau pilihan jawaban
Recognition
Proses berpikir yang melibatkan evaluasi kritis terhadap informasi dan pengalaman untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam.
Reflective Thinking
Respons otomatis yang terjadi tanpa perlu pembelajaran atau kesadaran.
Reflex Behaviors
Proses mengulang informasi untuk mempertahankannya dalam ingatan jangka pendek atau memindahkannya ke ingatan jangka panjang.
Rehearsal
Konsekuensi yang meningkatkan kemungkinan perilaku akan terulang di masa depan.
Reinforcement
Bentuk agresi yang bertujuan merusak hubungan sosial seseorang, seperti gosip atau pengucilan.
Relational (Social or Indirect) Aggression
Kemampuan untuk menggunakan simbol, seperti kata atau gambar, untuk merepresentasikan sesuatu yang tidak ada secara fisik.
Representational Ability
Perkembangan kemampuan anak untuk mengintegrasikan berbagai aspek dirinya menjadi pemahaman yang lebih kompleks tentang identitasnya.
Representational Systems
Kemampuan individu untuk menghadapi tantangan fisik atau mental yang lebih besar dari biasanya.
Reserve Capacity
Anak-anak yang mampu menghadapi dan mengatasi stres atau kesulitan hidup dengan baik.
Resilient Children
Proses mengakses informasi yang tersimpan dalam ingatan.
Retrieval
Fenomena ketika anak dewasa yang sebelumnya telah mandiri kembali tinggal bersama orang tua karena kesulitan ekonomi atau perubahan hidup.
Revolving Door Syndrome
Faktor-faktor yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami masalah kesehatan fisik atau mental.
Risk Factors
Konsumsi alkohol dalam jumlah yang dapat meningkatkan risiko kesehatan atau masalah sosial.
Risky Drinking
Jenis permainan fisik yang melibatkan bergulat, berlari, dan mengejar dengan cara yang tidak berbahaya.
Rough-and-Tumble Play
Sekelompok individu yang dipilih dari populasi untuk digunakan dalam penelitian.
Sample
Generasi yang harus merawat anak-anak mereka sekaligus merawat orang tua yang sudah lanjut usia.
Sandwich Generation
Dukungan sementara yang diberikan oleh orang tua atau guru untuk membantu anak dalam belajar hingga mereka bisa melakukannya sendiri.
Scaffolding
Pola berpikir atau konsep mental yang digunakan untuk memahami dunia.
Schemes
Gangguan mental serius yang mempengaruhi cara berpikir, merasakan, dan berperilaku seseorang
Schizophrenia
Ketakutan ekstrem atau kecemasan yang berhubungan dengan sekolah.
School Phobia
Proses sistematis dalam penelitian yang melibatkan observasi, hipotesis, eksperimen, dan analisis data.
Scientific Method
Pola atau urutan tindakan yang dipelajari berdasarkan pengalaman sebelumnya.
Script
Perubahan yang terjadi akibat faktor eksternal, seperti gaya hidup dan lingkungan, bukan akibat proses penuaan alami.
Secondary Aging
Ciri fisik yang berkembang selama pubertas tetapi tidak berhubungan langsung dengan reproduksi.
Secondary Sex Characteristics
Perubahan pola perkembangan dalam populasi dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Secular Trend
Ikatan emosional yang kuat antara anak dan pengasuhnya, yang membuat anak merasa aman dan percaya diri.
Secure Attachment
Strategi adaptasi yang digunakan lansia untuk mempertahankan fungsi dengan fokus pada kelebihan mereka dan mengompensasi keterbatasan mereka.
Selective Optimization with Compensation (SOC)
Kemampuan untuk mengenali dan memahami perasaan serta tindakan diri sendiri.
Self-Awareness
Pandangan seseorang tentang dirinya sendiri, termasuk karakteristik dan identitasnya.
Self-Concept
Emosi yang muncul karena kesadaran diri, seperti malu, bangga, atau rasa bersalah.
Self-Conscious Emotions
Cara seseorang mendeskripsikan dirinya sendiri berdasarkan pengalaman dan keyakinan pribadi.
Self-Definition
Keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan.
Self-Efficacy
Penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri, baik secara positif maupun negatif.
Self-Esteem
Emosi yang muncul berdasarkan penilaian diri sendiri terhadap perilaku atau pencapaian, seperti rasa bangga atau malu.
Self-Evaluative Emotions
Kemampuan untuk mengontrol emosi, pikiran, dan perilaku guna mencapai tujuan tertentu.
Self-Regulation
Ingatan jangka panjang yang berisi pengetahuan umum, seperti fakta dan konsep.
Semantic Memory
Proses penuaan alami yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia.
Senescence
Periode dalam perkembangan ketika individu paling responsif terhadap pengalaman tertentu.
Sensitive Periods
Tahap pertama dalam teori perkembangan kognitif Piaget (0-2 tahun) di mana bayi belajar melalui interaksi sensorik dan motorik.
Sensorimotor Stage
Jenis ingatan yang menyimpan informasi sensorik dalam waktu sangat singkat (hanya beberapa detik).
Sensory Memory
Ketakutan atau kecemasan yang dialami anak ketika berpisah dari pengasuh utama.
Separation Anxiety
Kecemasan berlebihan yang dialami anak atau remaja ketika harus berpisah dari figur attachment-nya.
Separation Anxiety Disorder
Metode penelitian yang menggabungkan unsur studi longitudinal dan cross-sectional untuk memahami perubahan perkembangan.
Sequential Study
Kemampuan untuk mengatur objek dalam urutan berdasarkan karakteristik tertentu, seperti ukuran atau berat.
Seriation
Kromosom yang menentukan jenis kelamin seseorang (XX untuk perempuan, XY untuk laki-laki).
Sex Chromosomes
Pewarisan sifat yang dikendalikan oleh gen pada kromosom seks, sering kali terkait dengan kromosom X.
Sex-Linked Inheritance
Bentuk pelecehan atau kekerasan yang melibatkan kontak seksual tanpa persetujuan.
Sexual Abuse
Infeksi yang ditularkan melalui kontak seksual, seperti HIV, gonore, atau HPV.
Sexually Transmitted Infections (STIs)
Identitas seseorang terkait dengan ketertarikan romantis dan seksual terhadap individu lain.
Sexual Orientation
Cedera otak serius akibat bayi diguncang dengan keras, yang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen atau kematian.
Shaken Baby Syndrome
Kepatuhan anak terhadap aturan atau perintah hanya dalam kondisi tertentu, bukan karena pemahaman yang mendalam.
Situational Compliance
Anak yang cenderung pemalu atau membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru.
“Slow-to-Warm-Up” Children
Bayi yang lahir dengan berat badan lebih rendah dari yang seharusnya berdasarkan usia kehamilan.
Small-for-Date (Small-for-Gestational-Age) Infants
Sumber daya sosial, seperti dukungan dari keluarga, teman, atau komunitas, yang membantu seseorang dalam kehidupan.
Social Capital
Ekspektasi budaya mengenai kapan peristiwa kehidupan tertentu harus terjadi, seperti menikah atau memiliki anak.
Social Clock
Proses mental yang digunakan individu untuk memahami dan berinteraksi dengan orang lain.
Social Cognition
Teori yang menekankan pentingnya belajar melalui observasi, modeling, dan pengalaman sosial.
Social Cognitive Theory
Konsep atau ide yang dibentuk oleh masyarakat dan bervariasi berdasarkan budaya.
Social Construction
Pendekatan yang menekankan pentingnya lingkungan sosial dan budaya dalam perkembangan anak.
Social-Contextual Approach
Teori yang menyatakan bahwa individu dikelilingi oleh lingkaran dukungan sosial yang berubah sepanjang hidup.
Social Convoy Theory
Emosi yang berkaitan dengan hubungan sosial, seperti rasa malu, cemburu, dan rasa bangga.
Social Emotions
Model yang menjelaskan bagaimana perilaku sosial anak dipengaruhi oleh interaksi dengan orang lain.
Social Interaction Model
Proses di mana individu belajar norma, nilai, dan perilaku yang sesuai dalam masyarakat.
Socialization
Teori yang menekankan bahwa individu belajar melalui observasi dan peniruan.
Social Learning Theory
Gangguan kecemasan yang menyebabkan ketakutan berlebihan terhadap situasi sosial atau interaksi dengan orang lain.
Social Phobia
Kemampuan bayi untuk menggunakan ekspresi orang tua atau pengasuh dalam menilai situasi yang tidak familiar.
Social Referencing
Senyuman yang muncul sebagai respons terhadap interaksi sosial, biasanya berkembang pada bayi sekitar usia 6 minggu.
Social Smiling
Bentuk komunikasi verbal yang digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain.
Social Speech
Teori yang dikembangkan oleh Vygotsky, yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam perkembangan kognitif.
Sociocultural Theory
Posisi sosial individu dalam masyarakat berdasarkan pendapatan, pendidikan, dan pekerjaan.
Socioeconomic Status (SES)
Teori yang menyatakan bahwa individu semakin selektif dalam hubungan sosialnya seiring bertambahnya usia.
Socioemotional Selectivity Theory
Kemunculan produksi sperma pertama kali pada remaja laki-laki sebagai tanda pubertas.
Spermarche
Teori yang menyatakan bahwa pengalaman dalam satu aspek kehidupan dapat memengaruhi aspek lainnya.
Spillover Hypothesis
Keguguran yang terjadi secara alami sebelum kehamilan mencapai 20 minggu.
Spontaneous Abortion
Tes kecerdasan yang mengukur kemampuan kognitif individu.
Stanford-Binet Intelligence Scales
Tingkat kesadaran dan responsivitas seseorang terhadap lingkungannya.
State of Arousal
Kematian janin yang terjadi setelah 20 minggu kehamilan.
Stillbirth
Proses menyimpan informasi dalam ingatan untuk digunakan nanti.
Storage
Ketakutan atau kecemasan bayi saat bertemu dengan orang asing, biasanya muncul sekitar usia 6-12 bulan.
Stranger Anxiety
Metode penelitian yang digunakan untuk mengukur tipe attachment anak terhadap pengasuh utamanya.
Strange Situation
Respons tubuh terhadap tuntutan atau tekanan yang dirasakan.
Stress
Faktor yang menyebabkan stres, baik dari lingkungan, fisik, maupun psikologis.
Stressors
Ketergantungan terhadap zat tertentu, seperti alkohol atau narkoba.
Substance Dependence
Tingkat kesulitan dan keterampilan kognitif yang diperlukan dalam suatu pekerjaan atau tugas.
Substantive Complexity
Kematian mendadak bayi di bawah usia 1 tahun tanpa penyebab yang jelas.
Sudden Infant Death Syndrome (SIDS)
Grafik yang menunjukkan tingkat kelangsungan hidup individu dalam suatu populasi.
Survival Curve
Kemampuan untuk menggunakan simbol atau representasi mental dalam berpikir.
Symbolic Function
Aturan yang mengatur struktur dan urutan kata dalam suatu bahasa.
Syntax
Kombinasi keterampilan motorik yang memungkinkan individu melakukan tugas yang lebih kompleks.
Systems of Action