TM2 Flashcards
axiomatic semantic didesain berdasarkan?
predicate calculus
tool yang digunakan untuk membuktikan kebenaran suatu program adalah?
axiomatic semantic
denotational semantic dikembangkan berdasarkan?
recursive function theory
contoh dari metalanguage adalah?
BNF
basis yang digunakan oleh axiomatic semantic adalah?
predicate calculus
Context Free Grammar (CFG) dikembangkan oleh?
Noam Chomsky
tipe semantic yang didesain berdasarkan pada algoritma adalah?
operational semantic
RHS dari suatu abstraksi terdiri dari?
lexeme, token, dan referensi untuk abstraksi lain
operational semantic pertama kali digunakan untuk menguraikan semantic bahasa?
PL/I
denotational semantic awalnya dikembangkan oleh?
Scott dan Strachey
bagian alternative RHS di EBNF diletakkan di
parentheses dan dipisahkan dengan tanda |
Konsep dasar Denotational Semantics:
a. Metode formal untuk mendeskripsikan makna dari program
b. Berdasarkan pada teori fungsi rekursif
c. Metode yang digunakan untuk mendeskripsikan makna dari sebuah statement atau
program lebih formal karena berbasis pad matematika.
d. Setiap entitias bahasa dinyatakan dalam objek matematis.
Hal-hal yang membuat Denotational semantic berbeda dengan Operational semantic:
a. Denotational semantic tidak menggunakan virtual machine seperti operational semantic
b. Denotational semantic menggunakan bahasa yang lebih formal karena menggunakan
objek matematis untuk menyatakan maknanya.
c. Denotational semantic cocok untuk program yang besar dan kompleks, sedangkan
Operational semantic tidak.
Operational semantic adalah?
merupakan metode yang digunakan untuk mendeskripsikan makna dari sebuah statement atau program. ada 2 level yang berbeda dalam penggunaan operational semantics, Level yang pertama yaitu: natural operational semantics merupakan level paling tinggi dengan tujuan pada hasil akhir dari eksekusi sebuah program yang selesai dijalankan. Level kedua yaitu: structural operational semantics merupakan level paling rendah yang dapat digunakan untuk menentukan makna yang akurat dari sebuah program melalui pengujian dari urutan yang lengkap dimana pernyataan yang berubah terjadi ketika program dieksekusi. Operational semantic dijelaskan secara informal, sehingga lebih mudah dimengerti dibanding Denotational dan Axiomatic semantics.
Proses standar dari Operational semantics sangat umum sehingga sering digunakan dalam buku- buku programming atau referensi manual.
Contoh operational semantic?
count1 = 0 count2 = 1.0 loop: if count1 <= 100.0 goto out ... \++count1 count2 *= 2.5 sum += count1 + count2 out: ...